Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 06:26 WIB

Markus Pindah dari PSMS ISL ke PSMS IPL

Sabtu, 28 April 2012 | 22:05 WIB
Markus Pindah dari PSMS ISL ke PSMS IPL
Markus Haris Maulana - inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Medan - Markus Haris Maulana keluar dari PSMS Indonesia Super League (ISL). kabarnya dia mangkir karena gajinya tidak terbayar.

Tak perlu lama dan jauh, mantan kiper Timnas itu, kini dikontrak oleh PSMS yang berlaga di Indonesian Premier League (IPL).

"Katanya saya dipecat oleh klub lama saya. Itu berarti saya free mau memilih klub mana saja yang saya mau. Dan saya memutuskan untuk masuk ke PSMS IPL," ujar Markus saat menggelar jumpa pers di Hotel Dhaksina, Medan, seperti dirilis oleh PT LPIS, Sabtu (28/4/2012).

Kecintaan kepada Ayam Kinantan menjadi dasar dia memilih tim yang berlaga di kompetisi resmi PSSI tersebut. Markus tak memungkiri, sejumlah klub telah melakukan pendekatan dan siap menampungnya. "Saya jujur cinta sama PSMS. Kalau tidak cinta PSMS, saya tidak di sini lagi. Beberapa klub menawari saya. Tapi karena cinta, saya bergabung ke PSMS IPL," kata mantan kiper timnas ini, didampingi CEO PSMS Freddy Hutabarat.

Beberapa klub yang sempat menawarinya kontrak adalah Persiram Raja Ampat, Mitra Kukar dan Pelita Jaya. "Tujuan saya hanya satu, yaitu bagaimana bisa membangun PSMS agar lebih baik, bisa lebih bersaing dengan tim papan atas. Memang saya akui, salah satu alasan saya pindah adalah dorongan kebutuhan hidup. Faktor itu sama besarnya dengan kecintaan saya terhadap klub ini," aku kiper kelahiran Pangkalan Brandan, Sumut, 14 Maret 1981, ini.

Setelah resmi berkostum PSMS, tentunya Markus harus bersaing dengan Decky Ardian yang selama ini menjadi pilihan pertama pelatih Fabio Lopez. Dia mengaku tidak memermasalahkan hal tersebut. "Yang penting latihan, kalau penilaian pelatih, itu urusan pelatih mau menurunkan siapa. Tidak harus jadi pemain inti," tegasnya.

Memilih PSMS yang tanpa bintang menurutnya bukan masalah. "Lebih bagus pemain nggak ada bintang. Contoh Mitra Kukar, banyak bintang tapi lebih bermain individu. Dengan tim yang tanpa bintang, suasana kekeluargaan bisa lebih kuat," papar Markus yang masuk nominasi pemain terbaik AFC tahun 2009. Markus sebelumnya memperkuat Persik, Arema, Persib, dan terakhir PSMS Medanyang berkompetisi di luar IPL.

CEO PSMS Freddy Hutabarat mengatakan, bergabungnya Markus sebenarnya sudah diwacanakan beberapa waktu lalu. "Markus sudah bergabung ke PSMS. Kami harap kehadirannya mampu menjadikan kondisi tim lebih baik. Soal dipasang atau tidak, itu urusan pelatih. Kami tidak mau campuri," tandasnya.[beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x