Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 21:37 WIB

Selesaikan Dualisme Timnas

Temukan Sepakat, Riedl dan Nil Maizar Dipertemukan

Oleh : Farid Kusuma | Selasa, 23 Oktober 2012 | 00:42 WIB
Temukan Sepakat, Riedl dan Nil Maizar Dipertemukan
Alfred Riedl dan Nil Maizar - ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Forum Joint Committee PSSI telah berembug untuk menyelesaikan dualisme timnas. Namun, kata sepakat belum tercapai dalam urusan mengenai pelatih. Muncul wacana untuk mempertemukan dua pelatih dari dua timnas yang berbeda, yakni Alfred Riedl dan Nil Maizar.

Rapat dihadiri delapan anggota JC, di kantor PSSI, Senin (22/10/2012). Pertemuan ini jadi langkah maju sebagai solusi penyelesaian dualisme timnas yang akan berlaga di Piala AFF 2012 di Malaysia, November mendatang.

Menurut CEO PT LIga Indonesia Joko Driyono, salah seorang anggota Joint Commitee dari kubu PSSI hasil KLB Ancol, forum itu menyepakati untuk membangun timnas yang berkualitas itu diawali dengan pemilihan pelatih yang berkualitas. Sementara pemilihan pemain, jadi hak mutlak pelatih.

"Rapat itu menghasilkan kemajuan bagi penyelesaian dualisme timnas. Kami mempunyai visi yang sama membentuk timnas terbaik itu diawali dengan pemilihan pelatih berkualitas. Dan, biar pelatih yang menentukan soal pemain," Ujar Joko Driyono di kantor PSSI, Senin (22/10/2012).

"Namun, rapat itu belum mencapai kesepakatan akhir. Sebab, masih ada perbedaan soal sosok pelatih berkualitas. Kami mengusulkan nama Riedl. Sementara mereka mengusung nama Nil. Perbedaan tinggal pada siapa sosok yang tepat untuk duduk sebagai pelatih kepala," ungkap Joko.

Meski begiitu, JC terpaksa harus segera memutuskan dan menuntaskan perbedaan pendapat tersebut. Pasalnya, tenggat waktu terakhir penyerahan nama peserta Piala AFF 2012 hanya tersisa tiga hari hingga 25 Oktober 2012.

"Untuk itu kami mempunyai opsi untuk mempertemukan Riedl dan Nil. Biar mereka yang membuat keputusan siapa yang bakal duduk jadi pelatih kepala dan siapa direktur teknik atau posisi lainnya," tandas Jodri.

"Mengingat waktu yang pendek, kami berharap pertemuan itu segera terealisasi," ujar Joko memungkasi.[iaf]

Komentar

x