Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 04:51 WIB

City Berpesta, Stoke Mati Kutu di Etihad

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Selasa, 1 Januari 2013 | 23:56 WIB
City Berpesta, Stoke Mati Kutu di Etihad
Getty Images
facebook twitter

INILAH.COM, Manchester - Stoke City dibuat mati kutu saat bertandang ke Stadion Etihad, menantang Manchester City. Tuan rumah pun berpesta dalam laga yang berjalan berat sebelah, Selasa (1/1/13) malam WIB itu.

City sukses membendung taktik serangan balik Stoke. Alhasil, lawan hanya mendapat lima peluang melepas tembakan dan hanya satu yang mengarah ke gawangnya. Sementara City merajalela, melepaskan lebih dari 20 tembakan dan sedikitnya enam mengarah ke gawang. Tiga gol pun dicetak City masing-masing oleh Zabaleta, Aguero dan Dzeko.

Pelatih Roberto Mancini memilih komposisi penyerang Edin Dzeko-Sergio Aguero dan menempatkan Carlos Tevez di bangku cadangan. Di tengah, Samir Nasri harus absen karena sanksi. David Silva, James Milner, Gareth Barry dan Yaya Toure di tengah.

Di kubu Stoke, pelatih Tony Pulis memilih skema counter attack 4-5-1, dengan menempatkan Kenwyne Jones sebagai penyerang tunggal, didukung Cameron Jerome sebagai penyerang lubang. Peter Crouch duduk di bangku cadangan.

The Citizens memilih menyerang lewat tengah, mengandalkan umpan-umpan terobosan lambung. Menit kesembilan, Aguero kembali mendapat peluang lewat taktik ini. Sayang, tendangannya dari dalam kotak penalti masih kurang tepat sasaran. Sang penyerang harus buru-buru melepaskan tendangan karena pertahanan lawanan menutup dengan cepat.

Peluang kembali didapat City, lagi-lagi lewat Aguero. Usai mematahkan serangan balik lawan di tengah lapangan, Barry melepaskan umpan lambung yang dikejar Aguero. Usai mengecoh satu bek lawan, bomber Argentina itu melepaskan tendangan tepat di garis penalti ke sudut kanan atas gawang. Bola masih bisa ditepis kiper lawan.

Barry dan Yaya Toure tampaknya diinstruksikan untuk tidak masuk ke daerah pertahanan lawan. Keduanya bertugas mematahkan serangan balik lawan dari tengah. Begitupula dengan bek kiri dan kanan, Clichy dan Zabaleta. Praktis, serangan City hanya dibangun dari kedua sayapnya, Milner dan Silva, serta umpan lambung dari tengah lapangan.

Strategi ini sukses menumpulkan serangan balik lawan. Tak ada tembakan ke gawang City hingga setengah jam berlalu.

Manchester City akhirnya mencetak gol pada menit ke-42, berawal dari sepak pojok di sisi kiri pertahanan lawan.

Milner mengirimkan umpan pendek kepada Zabaleta, yang meneruskannya kepada Silva. Bola kemudian diberikan kembali kepada Milner, yang menusuk ke kotak penalti dari sektor kiri pertahanan lawan dan melepaskan tendangan mendatar. Bola berhasil ditepis Begovic, namun ada Zabaleta yang menyambutnya.

Kedudukan 1-0 untuk City bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum. Hingga setengah waktu pertandingan berlalu, Stoke tak juga mampu melepaskan tembakan ke gawang.

Jalannya laga yang berat sebelah belum berubah hingga 10 menit babak kedua berjalan. City bahkan menambah keunggulan pada menit ke-55 lewat kegesitan Aguero.

Gol tercipta pada menit ke-55, diawali umpan terobosan Yaya Toure kepada Aguero. Didalam kotak penalti, Aguero melepaskan tendangan menyusur tanah yang mampu ditepis kiper lawan. Namun Edin Dzeko berada dalam posisi terbuka untuk menyambut bola muntah dan menceploskannya ke dalam gawang, mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Peluang terbaik Stoke sejauh ini tercipta pada menit ke-62. Bola sepak pojok diteruskan Jerome dengan sundulannya kepada Walters namun tendangan Walters dari jarak kurang dari tiga meter masih melambung.

City malah memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-75. David Silva gesit meliuk, melewati Nzoni di sektor kanan pertahanan lawan. Tak ingin kehilangan lawannya, Nzoni mengejar, namun ayunan kakinya mengenai kaki David Silva, yang hilang keseimbangan dan terjatuh.

Insiden ini menjadi kontroversi karena ganjalan terjadi di garis kotak penalti. Meski demikian, wasit tegas menunjuk titik putih.

Sergio Aguero sang algojo melepaskan tendangan mendatar ke sudut kiri bawah gawang lawan. Bola masih bisa tergapai Begovic, namun tetap meluncur deras masuk ke gawang, mengubah kedudukan menjadi 3-0 pada menit ke-75.

Peluang lebih baik didapat Stoke pada menit ke-86. Tendangan jarak jauh Whelan ke sudut kiri bawah gawang City terlalu keras untuk dihentikan Joe Hart, namun bola hanya membentur tiang gawang. Ini menjadi tembakan pertama dan terakhir mereka yang mengarah tepat ke gawang. Hingga laga usai, kedudukan 3-0 bertahan.

Tambahan tiga poin memperkokoh poin City di tempat kedua dengan 45 poin dari 21 laga. Namun tambahan ini belum sanggup memperpendek jarak dengan Manchester United, yang pada saat bersamaan menang 4-0 atas Wigan Athletic. Selisihnya masih tujuh poin. Sementara Stoke turun ke tempat kesembilan dengan 29 poin dari 21 laga.

Susunan pemain:

Manchester City: Joe Hart; Pablo Zabaleta,Vincent Kompany, Joleon Lescott, Gael Clichy; James Milner, Gareth Barry, David Silva (Scott Sinclair 82), Yaya Toure; Edin Dzeko (Abdul Razak 90), Sergio Aguero (Carlos Tevez 77). Pelatih: Roberto Mancini.

Stoke City: Asmir Begovic; Geoff Cameron, Robert Huth, Ryan Shawcross, Andy Wilkinson; Glenn Whelan, Steven Nzonzi, Charlie Adam (Dean Whitehead 68), Jonathan Walters, Cameron Jerome; Kenwyne Jones (Matthew Etherington 50). Pelatih: Tony Pulis.

Komentar

Embed Widget
x