Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 05:46 WIB

Tak Digubris, PSSI Ancam Hukum Pemain ISL

Oleh : Irvan Ali Fauzi | Senin, 14 Januari 2013 | 22:14 WIB
Tak Digubris, PSSI Ancam Hukum Pemain ISL
Halim Mahfudz - IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - PSSI Pimpinan Djohar Arifin Husin mengancam akan memberikan sanksi kepada para pemain Liga Super Indonesia (ISL) yang tidak memenuhi panggilan untuk bergabung dengan tim nasional Indonesia.

Seakan frustasi Karena terus tak digubris, Halim Mahfudz, Sekjen PSSI DJohar akan memerkarakan para pemain itu ke Komisi Disiplin PSSI.

"PSSI sudah memberi kewenangan, jika perlu Komdis menghukum pemain. Kalau itu karena klub, tentu klub yang akan dihukum. Perlu dicatat bahwa klub ISL masih dalam keanggotaan, namun status diskors. Nanti, hukumannya lihat keputusan Komdis," ujar Halim saat ditemui di kantornya, Senin (14/1/2013).

Batas waktu yang telah ditentukan PSSI sendiri telah melewati tengat. Namun hingga saat ini dari 52 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan pelatihan timnas di Medan, Sumatera Utara, hanya 24 saja yang memenuhi panggilan itu.

"Batas akhir pemanggilan pemain sudah lewati sampai saat ini. Tetapi kami mendapatkan konfirmasi bahwa hanya 24 pemain yang mengikuti pemusatan latihan, dan semuanya dari IPL. Belum ada satupun dari pemain ISL," tutur pria yang juga berprofesi dosen di Universitas Paramadina itu.

"Menanggapi hal itu, PSSI sudah mengirim surat kepada Komdis agar mereka menelaah ketidakhadiran pemain."

Nanti Komdis akan mengirim surat pemanggilan itu agar pemain menghadap pada 17 Januari 2013. Komdis akan mendengar langsung alasan pemain tak gabung," jelas Halim.

Komentar

Embed Widget
x