Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 06:06 WIB

Mancini Marah Besar kepada Pelatih Belgia

Oleh : Cakrayuri | Kamis, 28 Maret 2013 | 22:07 WIB
Mancini Marah Besar kepada Pelatih Belgia
Roberto Mancini - ist
facebook twitter

INILAH.COM, Manchester Roberto Mancini marah besar kepada pelatih Belgia, Marc Wilmots yang memaksakan Vincent Kompany bermain melawan Makedonia pada Rabu (27/3//2013).

Bek sentral serta kapten Manchester City tersebut telah absen sejak 26 Januari akibat cedera betis. Namun, Wilmots memaksakan Kompany bermain hingga 90 menit ketika Belgia menang 1-0 dari Makedonia dalam pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014.

Kondisi itu menimbulkan konflik antara klub melawan Timnas. Pelatih Belgia membutuhkan Kompany untuk meloloskan negaranya ke Brasil. Sementara Mancini menginginkan sang pemain untuk istihahat lebih banyak lagi.

Mancini akhirnya naik pitam lantaran Wilmost memaksakan pemain berusia 26 tahun itu untuk tampil. Menurut mantan pelatih Inter Milan itu, Wilmots tidak memahami kondisi dari sang pemain.

"Saya tidak setuju dengan keputusan pelatih Belgia itu. Seharusnya Wilmots memahami kondisi Kompany yang sedang dalam proses pemulihan cedera pada betisnya," kata pelatih berkebangsaan Italia itu, dinukil dari Soccerway.

"Dia (Kompany) sudah tidak bermain untuk kami selama 60 hari, tapi dia malah bermain untuk negaranya (Belgia)," sambung pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Mancini rencananya akan menurunkan Kompany pada laga melawan Newcastle United akhir pekan nanti. Tenaga Kompany sangat dibutuhkan Mancini untuk mengejar ketertinggalan 15 poin dari Manchester United.[yob]

Komentar

Embed Widget
x