Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 04:28 WIB

Ketua Komdis Baru Hukum Enam Anggota PSSI

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Selasa, 9 April 2013 | 00:36 WIB
Ketua Komdis Baru Hukum Enam Anggota PSSI
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - PSSI menghukum enam anggota Komite Eksekutif PSSI dengan sanksi larangan beraktifitas di sepak bola nasional setelah diputuskan bersalah melakukan pemalsuan surat organisasi.

Wakil ketua umum PSSI Farid Rahman, anggota Bob Hippy, Sihar Sitorus, Mawardi Nurdin, Tuty Dau dan Widodo Santoso dinyatakan bersalah memalsukan notulensi rapat Komite Eksekutif tertanggal 7 Maret 2013.

Hukuman berupa larangan beraktifitas di sepak bola nasional selama 30 hari, terhitung sejak 8 April 2013 itu, diambil berdasarkan rekomendasi dari Sekretaris Jenderal PSSI, Hadiyandra, dan dituangkan dalam Putusan Sela Ketua Komisi Disiplin PSSI tertanggal 8 April 2013.

"Tingkah laku buruk keenam anggota Exco (Komite Eksekutif) yang memalsukan dokumen organisasi berupa notulensi Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013 yang disampaikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga yang isinya seolah-olah benar. Tetapi nyata-nyata tidak benar," urai Hinca Pandjaitan, Ketua Komisi Disiplin PSSI.

Keputusan sela ini akan difinalisasi lewat rapat Kongres PSSI. Ada kemungkinan, keputusan larangan berkecimpung di sepak bola nasional selama seumur hidup dijatuhkan pada keenamnya.

"Bisa saja seperti itu. Tetapi kan tetap akan dibawa ke kongres. Nanti forum kongres akan memutuskan," tandas ahli hukum olahraga ini yang tergabung di International Association of Sports Law (IASL).

Berdasarkan keputusan ini, keenam Komite Eksekutif tersebut tidak diperbolehkan mengikuti rapat Komite Eksekutif PSSI Selasa besok (9/4/13) di Surabaya.

Dalam notulensi rapat palsu soal keabsahan sejumlah pemilik suara peserta Kongres Luar Biasa (KLB) tersebut tercantum tanda tangan ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin.

"Itu palsu. Yang saya tanda tangani bukan itu. Apalagi saya sendiri memang tidak hadir dalam rapat Exco PSSI itu. Pada 7 Maret 2013, saya sedang berada di Sumatera Utara karena ada Pilkada," tukas Djohar kala itu.

Hinca diputuskan sebagai ketua Komdis PSSI dalam KLB 17 Maret 2013.

Komentar

x