Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 16:20 WIB

Mourinho Serang Balik Pepe-Iniesta

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Selasa, 7 Mei 2013 | 22:46 WIB
Mourinho Serang Balik Pepe-Iniesta
Pelatih Madrid, Jose Mourinho, Pepe dan Iniesta - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Madrid Gerah dengan kritikan bertubi-tubi soal keputusannya terhadap Iker Casillas, pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, melontarkan komentar balasan yang tak kalah pedasnya.

Banyak yang kaget dengan keputusan Mourinho mencadangkan Casillas nyaris sepanjang paruh kedua musim ini. Sebabnya, penjaga gawang berusia 31 tahun itu merupakan kapten sekaligus ikon Real Madrid, bahkan Timnas Spanyol. Keputusan itu diambil Mou setelah keduanya berselisih paham.

Komentar diantaranya datang dari gelandang Barca, Andres Iniesta. Ia menyayangkan keputusan Mourinho menyia-nyiakan kiper nomor satu Timnas Spanyol itu. Daripada mengomentari tim lain, pelatih asal Portugal itu meminta Iniesta memperhatikan kondisi timnya, yang baru dihajar Bayern Munchen 0-7 di dua leg semifinal Liga Champions.

"Iniesta bebas berbicara apapun yang ia mau, tetapi saya rasa dia lebih baik mengkhawatirkan timnya dan rekan-rekannya, dan saat tidak ada Lionel Messi di tim, betapa berbedanya mereka, seperti yang terlihat di semifinal Liga Champions. Saya rasa itu mudah dianalisa," kata Mourinho, seperti dilansir Footbal Espana.

Mourinho sendiri membantah ada masalah pribadi yang melatarbelakangi keputusannya mencadangkan Casillas dan memainkan Diego Lopez, kiper yang baru datang pada pertengahan musim ini.

"Saya tak punya masalah dengan dia. Saya hanya lebih suka Diego Lopez. Dan saya punya hak, sama seperti Iker lebih suka Pellegrini daripada saya. Selama saya jadi pelatih Madrid, Diego Lopez akan selalu bermain," katanya.

"Sekali ini, saya ingin tahu apakah Anda paham. Saya adalah seorang pelatih sepak bola. Saya disewa untuk melatih sepak bola dan seorang pelatih sepak bola punya kekuatan, di luar yang lain, untuk memilih siapa yang bermain," ia menegaskan.

Mourinho menjelaskan bahwa keputusannya memainkan seorang pemain diambil berdasarkan analisa mendetail. Begitupula dengan Diego Lopez.

"Dia bekerja dengan baik dengan bek tengah, bermain cukup baik dengan kakinya, mendominasi di udara. Iker mampu melakukan penyelamatan gemilang diantara tiang gawang. Saya lebih suka kiper lain."

Selain Iniesta, bek tengah Madrid sendiri, Pepe, ikut berkomentar. Sang bek terang-terangan meminta sang pelatih untuk lebih menghmormati Casillas, yang notabene sudah menjadi ikon Los Blancos. Ancaman pun disiratkan The Special One.

Laga berikutnya lawan Malaga, Casillas dan Pepe dipastikan absen. Kiper Diego Lopez dan kuartet bek Raul Albiol, Raphael Varane, Nacho dan Fabio Coentrao dipastikan tampil lawan Malaga akhir pekan ini.

"Pasangan (bek tengah) antara (Raphael) Varane dan (Sergio) Ramos adalah masa depan Madrid. Albiol dimainkan karena dia layak. Saya mainkan Fabio karena saya tak punya pilihan lain. Dan Diego karena bagi saya dia yang terbaik. Sederhana," kata Mourinho.

"Pepe punya masalah, namanya Raphael Varane. Saya hanya bicara soal Pepe karena Anda bertanya soal dia. Setiap manusia normal di ruangan ini tahu bahwa kita bicara soal frustrasi. Tidak mudah bagi seorang berusia 31 tahun (Pepe), dengan status dan masa lalunya, digantikan seorang bocah berusia 19 tahun (Pepe). Tetapi itu adalah hukum alam," katanya.

Komentar

Embed Widget
x