Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 09:49 WIB

Cinta Galatasaray, Sneijder Ogah Reuni dengan Mou

Oleh : Cakrayuri | Senin, 17 Juni 2013 | 03:06 WIB
Cinta Galatasaray, Sneijder Ogah Reuni dengan Mou
Wesley Sneijder - (Foto : gettyimages)
facebook twitter

INILAH.COM, Istanbul Wesley Sneijder mengesampingkan saran dari pelatih timnas Belanda, Louis van Gaal untuk bergabung dengan Jose Mourinho di Chelsea. Alasannya, dia sangat mencintai Galatasaray.

Mou dan Sneijder pernah bekerjasama di Inter Milan. Kala itu keduanya sukses mengantarkan Nerazzurri meraih treble winner di musim 2009-10, dengan menjuarai Seri A, Piala Italia, dan Liga Champions .

Saat meraih treble winner, statistik Sneijder bisa dibanggakan. Mantan pemain Real Madrid itu menjadi pemain kunci Nerazzurri di 41 pertandingan dengan mencetak 16 assist dan delapan gol di semua kompetisi.

Namun, kegemilangan pemain berusia 29 tahun itu meredup ketika bersitegang dengan petinggi Inter di musim 2011-12. Akibatnya, pemain berusia 29 tahun itu memutuskan bergabung bersama tim di Liga Turki, Galatasaray.

Sneijder pun mempunyai ambisi besar diawal kedatangannya ke Istanbul. Sayangnya, hal itu tak terjadi. Sentuhan magisnya hilang. Musim 2012-13, dia hanya tampil sebanyak 16 kali di semua kompetisi.

Akibat performa buruknya, Sneijder pun kehilangan ban kapten timnas Belanda di lengan kanannya. Untuk mengembalikan kehebatannya, van Gaal pun menyarankannya untuk kembali bekerja sama dengan Mourinho.

"Saya memiliki hubungan yang istimewa dengan Mou. Saya juga menikmati bekerja dengannya. Namun, saya tak bisa meninggalkan Galatasaray," ujar Sneijder, dinukil dari The Sun.

"Saya sangat menyukai Galatasaray, suporter di sini membuatku terkesan. Tim ini merupakan harapan saya untuk mengembalikan performa. Saya tak bisa pergi ke mana pun. Sebab, saya berhutang banyak dengan mereka," tegas pemain yang menggunakan nomor kostum 14 di Galatasaray itu. [arn]

Komentar

Embed Widget
x