Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:40 WIB

Wasit Mogok, Laga Arema vs Pro Duta Tertunda

Rabu, 4 September 2013 | 22:41 WIB
Wasit Mogok, Laga Arema vs Pro Duta Tertunda
facebook twitter

INILAH.COM, Malang - Krisis finansial tak hanya melanda kontestan Liga Super Indonesia (IPL), tetapi juga penyelenggara kompetisi tersebut, Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Wasit mengancam mogok karena belum dibayar.

Wasit Winarno Bachtiar bosan dengan janji-janji yang diberikan PT LPIS soal gaji yang tertunda dan mengambil tindakan tegas: mogok menjalankan kewajibannya memimpin laga Arema IPL melawan Pro Duta di Stadion Gajayana, Malang, Senin (4/9/13).

Pemain dari kedua kubu sudah melakukan pemanasan, para penonton juga bersemangat menyaksikan laga. Namun ditunggu hingga pukul 17.00 WIB, laga yang seharusnya digelar pada 15.00 WIB tak juga bergulir. Rupanya, wasit tak mau memimpin pertandingan.

"Kami sudah lelah terus diberi janji mengenai pembayaran gaji, tetapi sampai sekarang kenyataannya gaji juga belum dibayarkan. Tidak akan ada pertandingan tanpa gaji," kata Winarno.

"Kita menuntut hak kita. Awal bergulirnya kompetisi IPL hak wasit terpenuhi, tetapi sekarang kami dipaksa bekerja tanpa dibayar. Sudah hampir 12 pertandingan (termasuk laga Arema vs Pro Duta) tak dibayar. Hingga saat ini juga belum ada konfirmasi dari pihak LPIS," ia menambahkan.

Winarno mengatakan bahwa LPIS juga menunggak transport untuk wasit, yang besarannya bervariasi, tergantung jarak venue.

"Sekitar Rp 50 juta yang belum terbayar, uang transport maupun gaji semuanya belum diberikan pada wasit," pungkas Winarno.

Para pemain dari kedua tim akhirnya kembali ke ruang ganti dan mengganti pakaiannya. Laga pun ditunda.

"Kita ikuti saja apa yang menjadi keputusan PT LPIS selaku regulator kompetisi," kata Media Officer Pro Duta, Handoyo Subosito. "Kalau kita harus bermain besok ya tak masalah meski tiket pesawat (pulang) hangus."

Hal senada juga diungkapkan manajer tuan rumah, Haris Fambudi. "Kita tak masalah, yang bermasalah kan wasit," katanya.(beritajatim)[yob]

Komentar

x