Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Mei 2018 | 13:48 WIB
 

Grup A Piala Presiden 2018

Kalah dari PSMS, Pelatih Persib Sindir Wasit

Oleh : Nandang Permana Sidik | Senin, 22 Januari 2018 | 05:40 WIB
Kalah dari PSMS, Pelatih Persib Sindir Wasit
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, menyebut gol pertama PSMS Medan berbau offside. Dia menyayangkan wasit tidak jeli melihat posisi pemain PSMS yang menyebabkan timnya kebobolan.

Bertanding dalam lanjutan babak penyisihan Grup A Piala Presiden di Stadion Gelora Bandung, Lautan Api (GBLA), Minggu (21/1/2018), Persib menyerah dari PSMS Medan dengan skor 0-2. PSMS membuka keunggulan berkat gol yang dicetak Frets Butuan di babak pertama.

Proses terjadinya gol diawali umpan panjang M. Alwi ke sisi kanan pertahanan Persib, Frans mampu menguasai bola saat pemain bertahan Persib melakukan jebakan offside. Tanpa kesulitan Frets melepaskan sepakan ke pojok kiri atas gawang Deden Natsir. Sedangkan gol kedua dicetak Antoni Nugroho.

Menurut Mario Gomez, Persib sebenarnya sudah bermain bagus, namun gol Frets mengubah jalannya pertandingan.

"Saya pikir di 20 menit pertama kita bermain baik dan kita juga membuat beberapa kesempatan. Anda perlu tahu, gol pertama mereka itu sudah lebih dulu offside. Tapi tidak apa-apa, mungkin di pertandingan sebesar ini mustahil bagi wasit tidak melakukan kesalahan," kata Gomez.

Di babak kedua, menurut Gomez, anak asuhnya lebih bekerja keras lagi demi menyamakan kedudukan dan mencuri gol kemenangan. Tapi, setiap serangan yang dibangun Persib selalu menemui jalan buntu karena tangguhnya lini belakang PSMS Medan yang dikomandoi M. Robby dan penyelesaian akhir yang buruk.

"Di babak kedua ketika anda dalam keadaan tertinggal dan kehilangan kesempatan mencetak gol, sulit untuk membuat keadaan menjadi imbang atau bahkan menang," ujarnya.

Meski harus menelan kekalahan, Gomez tetap memuji anak perjuangan anak asuhnya yang tidak kenal lelah sepanjang pertandingan untuk mengejar ketertinggalan gol.

"Tapi saya juga bangga dengan permainan anak asuh saya karena mereka bekerja keras, berusaha menciptakan banyak peluang dan berjuang hinga akhir untuk setidaknya menjadikan keadaan kembali imbang atau bahkan menang," ungkapnya.

"Saya pikir kita sudah buat sembila peluang, dan anda hanya butuh satu gol. Tapi, tidak apa-apa karena ini untuk perkembangan kami, ketika kita kemasukan satu gol karena satu kesalahan dari wasit. Kita harus terus tingkatkan penampilan kita," pungkasnya.

Kekalahan tersebut membuat Maung Bandung harus melorot ke posisi tiga Grup A dengan nilai tiga dari dua pertandingan, sedangkan PSMS Medan memuncaki klasemen dengan enam poin.

Komentar

 
Embed Widget

x