Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 08:02 WIB
 

Grup A Piala Presiden 2018

Pelatih PSM Kecewa atas Perlakukan Bobotoh

Oleh : Arif Budiwinarto | Sabtu, 27 Januari 2018 | 15:07 WIB
Pelatih PSM Kecewa atas Perlakukan Bobotoh
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, kecewa dengan tindakan oknum bobotoh Persib Bandung yang melakukan pelemparan setelah timnya kalah.

Persib menelan kekalahan 0-1 atas PSM Makassar di pertandingan terakhir Grup A Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (26/1/2018) kemarin.

Seusai wasit meniup tanda pertandingan berakhir, bench PSM mendapat lemparan botol dan benda-benda keras lainnya dari arah tribun penonton di belakangnya. Bukan hanya itu, salah seorang bobotoh juga sempat menyusup masuk ke dalam lapangan tetapi bisa segera diamankan pihak keamanan.

Rene Alberts menyebut bobotoh merupakan salah satu suporter terbaik di Indonesia, akan tetapi dia menyayangkan sambutan kurang ramah yang didapat timnya dalam pertandingan tersebut.

"Kami menghadapi salah satu klub terbaik di Indonesia dengan sejarah panjang dan suporter terbaik serta atmosfer luar biasa selalu memenuhi stadion," ucap Rene kepada pewarta.

"Namun, beberapa suporter melakukan tindakan tidak terpuji dan menggangu jalannya pertandingan sehingga merusak keindahan sepak bola. Menang atau kalah itu hal biasa dan ini bukan bagian dari kompetisi, melainkan persahabatan sebelum kompetisi," lanjutnya menambahkan.

Rene menegaskan harusnya suporter bisa lebih dewasa dalam menyikapi sebuah hasil akhir, apalagi pertandingan tersebut statusnya laga pramusim.

"Mereka melempar botol, benar-benar botol (kaca) kepada kami dan itu bisa menyakiti siapa pun. (Lemparan itu) Bukan botol plastik, tetapi kaca dan juga batu, Kami juga pegang (botol dan batu) itu."

"Ini baru pramusim dan kedua tim masih mencari kekuatan terbaiknya. Jadi saya rasa suporter harus diedukasi karena ini hanyalah sebuah game," dia memungkasi.

Dalam video yang diunggah di Youtube memperlihatkan pemain PSM harus tertahan di pinggir lapangan sambil menunggu pengamanan dari pihak kepolisian agar bisa masuk ke lorong ganti. Tampak juga di salah satu bagian stadion oknum suporter menyalakan cerawat.

Komentar

 
Embed Widget

x