Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Juni 2018 | 01:56 WIB
 

Final Piala Presiden Gambarkan Kesiapan AG 2018

Oleh : Arif Budiwinarto | Minggu, 18 Februari 2018 | 08:03 WIB
Final Piala Presiden Gambarkan Kesiapan AG 2018
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Final Piala Presiden 2018 berjalan tanpa gangguan berarti. Ini menggambarkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Sabtu (17/2/2018) kemarin, menggelar dua laga seru Piala Presiden. Perebutan tempat ketiga yang dimenangkan Sriwijaya FC 4-0 atas PSMS Medan.

Duel menarik tersaji di partai puncak yang mempertemukan Persija Jakarta dan Bali United. Dari 66 ribu tiket yang dijual ke publik semuanya ludes terjual, antusiasme suporter begitu terasa di dalam maupun luar stadion.

Dalam pertandingan yang disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan pejabat-pejabat tinggi negara, Persija keluar sebagai juara usai mengalahkan Bali United 3-0.

Keberhasilan panitia Piala Presiden menghadirkan event sepak bola yang menghibur dan jauh dari kekerasan mendapat apresiasi dari anggota DPRD Jakarta, Ahmad Saroni.

"Suksesnya event ini menggambarkan cerminan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games, khususnya warga ibu kota. Supporter tak bersikap rusuh sebagai gambaran kedewasaan dan sikap fairplay," kata Saroni di SUGBK.

"Kehadiran presiden di final membuktikan keinginannya memajukan sepakbola Indonesia. Supporter juga semakin menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim favoritnya," ungkap politisi NasDem.

Lebih lanjut, Sahroni juga memuji kepiawaian pelatih Stefano Cugurra Teco meningkatkan mental dan kemampuan pemain Persija dengan menghadirkan dua trofi pramusim. Keberhasil menjuarai Piala Presiden sekaligus menghapus dahaga 17 tahun tanpa gelar, sebelumnya mereka juga sempat meraih gelar juara di turnamen Boost Fix Super Cup di Malaysia pada Januari kemarin.

"Skor akhir 3-0 membuktikan kapasitas pemain Macan Kemayoran. Saya sebagai warga Jakarta sangat bangga dengan prestasi Persija."

"Tahun 2018 ini momentum kebangkitan Persija setelah 17 tahun tanpa gelar. Tim Macan Kemayoran mampu berbicara banyak di tingkat nasional dan internasional," pungkasnya.

Komentar

 
Embed Widget

x