Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 14 Desember 2018 | 15:07 WIB

Anies Dihalangi Paspampres Salami Pemain Persija

Oleh : Arif Budiwinarto | Minggu, 18 Februari 2018 | 15:05 WIB

Berita Terkait

Anies Dihalangi Paspampres Salami Pemain Persija
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dihalangi Paspampres saat hendak menyalami para pemain Persija Jakarta yang meraih juara Piala Presiden 2018. Insiden tersebut diduga berbau politis.

Anies Baswedan menyaksikan langsung perjuangan Persija Jakarta mengalahkan Bali United 3-0 dari ruang VVIP Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/8/2018) malam WIB. Orang nomor satu Jakarta itu duduk tak jauh dari Presiden Joko Widodo.

Ketika Presiden Jokowi dipersilakan turun dari tribun VVIP untuk memberikan selamat dan menyerahkan trofi kepada Persija yang diikuti beberapa menteri kabinet kerja dan petinggi negara, Anies yang mengenakan jersey Persija justru dilarang mendampingi.

Dia dihadang Paspampres berbaju hitam. Mereka sempat berbicara, dan Anies harus menahan kecewa karena tak bisa ikut ke lapangan menyalami para pemain Persija.

Wasekjen Gerindra, Andre Rosiade, yang mendampingi Anies Baswedan di kesempatan itu menjelaskan awalnya panitia sudah memberitahu Anies untuk mendampingi Presiden Jokowi untuk memberikan piala.

Tetapi, namanya dicoret secara tiba-tiba, Hal itu baru diketahui dari laporan dan informasi ajudan Gubernur.

"Namanya last minute dicoret dan ditahan Paspampres," kata Andre, Minggu (18/2/2018).

"Saya tahu karena saya ada disitu, dan ajudan Mas Anies langsung menginfokan ke saya," dia menambahkan.

Andre menyayangkan sikap panitia pelaksana Piala Presiden 2018 dengan menganaktirikan Anies Baswedan. Lebih lanjut, Andre menduga ada muatan politik dibalik kejadian tersebut.

"Saya menangis yang kedua karena sedih, Mas Anies tidak disebut namanya oleh Maruarar Sirait dalam sambutannya, juga tidak diminta turun saat pemberian hadiah. Padahal yang menang itu Persija Jakarta tuan rumah pertandingan malam ini, dan Gubernur Jakarta adalah Anies Baswedan."

"Di tengah kesedihan itu, saya memahami, mungkin panitia ketakutan jika menyebut nama Anies Baswedan. Takut karena, Survey politik Kamis lalu menyebut bahwa Anies adalah penantang terkuat Jokowi, bahkan jika head to head, elektabilitas Jokowi hanya 49%," dia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x