Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 12:00 WIB
 

PT LIB Diminta Segera Lunasi Tunggakan

Oleh : Nandang Permana Sidik | Senin, 26 Februari 2018 | 17:39 WIB
PT LIB Diminta Segera Lunasi Tunggakan
PT Liga Indonesia Baru (LIB - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Persija Jakarta berharap ada keseriusan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk segera menyelesaikan pesoalan utang kepada klub-klub Liga 1 terutama subsidi musim lalu yang masih belum dibayar penuh.

Menurut Gede Widiade, jika PT LIB belum memberikan kepastian, maka dipastikan pembukuan keuangan klub-klub Liga 1 akan bermasalah.

Persoalan utang subsidi ini menyita perhatian publik sepak bola Indonesia. Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono usai melakukan pertemuan dengan Menpora Imam Nahrawi, Rabu (21/02/2018) yang lalu pun menyatakan tidak akan ada kick-off Liga 1 jika LIB tidak melunasi utangnya.

"PT LIB harus membayar (agar jadwal tidak mundur). PT LIB kan harus menyelasaikan dulu kewajibannya, kalau tidak kan lucu. Bukunya LIB 2017 sudah ditutup apa belum? Kalau ditutup kan harus jelas, ditutup dalam berutang sekian miliar Rupiah, baru dibebankan ke 2018," kata Gede Widiade kepada INILAHCOM.

"Apakah mau (pembayaran utang di 2018) klub itu? Sedangkan 2018 itu (pembukuaanya) beda, 2017 pembukuannya (LIB) ada Semen Padang, Pesegres Gresik dan Persiba Balikpapan. Dan di Tahun 2018 itu ada PSIS, Persebaya, dan PSMS Medan. Ini kan harus jelas, tidak semudah itu," ujarnya.

Klub-klub sendiri menurut Gede sudah melayangkan surat ke PT LIB. Gede menegaskan tidak ada jalan lain, kecuali PT LIB melakukan pertemuan dengan klub-klub Liga 1 untuk membahas persoalan tersebut. Karena, jika jadwal kembali mundur dari 10 Maret, sudah dipastikan klub-klub Liga 1 akan menuai kerugian terutama dalam dua hal.

"Harus bertemu antar LIB dan klub-klub Liga 1. Dalam pertemuan itu, informal kita ketemu saja. Kalau pertemuan formal harus ketemu pakai rapat umum luar biasa atau rapat tahunan. Ini harus dilakukan agar tidak menggantung," ungkapnya.

"Kalau saya cuma satu, kalau pengunduran jadwal itu tentu kan merugikan klub dalam dua hal. Satu masalah finansial, klub pasti rugi karena biaya (persiapan) akan membengkak. Yang kedua, masalah psikis. Karena pemain dan manajamen akan jenuh hanya berlatih terus. Jadi, kita berharap tidak mundur," pungkasnya.[rza]

Tags

Komentar

Embed Widget

x