Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 09:04 WIB

Leg II 16 Besar Liga Champions Eropa

Bukan Cuma Kalahkan Madrid, PSG Ingin Ubah Sejarah

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 6 Maret 2018 | 14:11 WIB

Berita Terkait

Bukan Cuma Kalahkan Madrid, PSG Ingin Ubah Sejarah
Bek sayap PSG, Dani Alves - (Foto: GettyImages)

INILAHCOM, Paris - Jumpa Real Madrid di leg kedua 16 besar Liga Champions Eropa menjadi ujian bagi Paris Saint-Germain (PSG). Mereka dituntut bisa membuktikan diri punya kualitas bersaing di kompetisi Eropa, bukan hanya status klub kaya.

PSG ganti menjamu Real Madrid di Parc des Princes, Rabu (7/3/2018) dini hari WIB. kalah 3-1 di pertemuan pertama, PSG butuh kemenangan minimal 2-0 untuk bisa melangkah ke fase perempatfinal.

Dalam pertandingan tersebut, PSG tidak akan diperkuat oleh pemain termahal di dunia, Neymar, yang harus absen selama dua bulan karena cedera tulang metatarsal. Situasi ini tentu bukan kabar baik bagi Les Parisiens, pasalnya Neymar merupakan mesin gol tim bersama Edinson Cavani musim ini.

Bek sayap PSG, Dani Alves, mengatakan laga melawan Madrid yang merupakan juara bertahan sekaligus tim favorit merupakan kesempatan bagus bagi timnya untuk membuktikan kualitas mereka di level Eropa.

Selama ini, PSG diklaim tim instan yang membeli pemain mahal tetapi kerap gagal bersaing di kompetisi tertinggi Eropa.

"Apa yang hilang dari PSG? Pertandingan seperti ini untuk menunjukkan Paris tidak melulu soal uang," kata bek 34 tahun.

"Saya datang ke sini sebagai seorang kompetitor, itu ada dalam darah saya. Dan menjadi bagian dari sejarah klub ini adalah sesuatu yang tidak bisa Anda beli."

"Jika saya harus berbicara kepada tim, saya akan mengatakan kami harus bisa memaksimalkan momen penting ini. Sejarah aka berubah di sini," dia melanjutkan.

Dalam lima musim terakhir, PSG menjadi salah satu klub Eropa yang berani belanja pemain besar-besaran dengan maksud membentuk tim tangguh agar bisa berbicara banyak di kancah Eropa.

Namun, faktanya mereka kerap gagal menembus hingga babak semifinal. Bahkan pencapaian terbaik mereka adalah sampai perempatfinal.

"Mengubah sejarah adalah salah satu alasan besarnya. Saya datang ke sini dan sekarang kami harus melakukannya."

"Kami jangan hanya memikirkannya, tetapi juga melakukannya," pungkas pemain internasional Brasil.

Sumber: Soccerway

Komentar

x