Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 25 April 2018 | 04:00 WIB
 

Maldini Indikasikan Tertarik Latih Timnas Italia

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 10 April 2018 | 15:04 WIB
Maldini Indikasikan Tertarik Latih Timnas Italia
(Foto: football-italia)

INILAHCOM, Roma - Paolo Maldini tak menutup kemungkinan bersedia menjabat posisi pelatih timas Italia. Ia menyebut timnas Italia sekarang berada dalam tahap transisi.

Timnas Italia belum memiliki pelatih permanen pengganti Giam Piero Ventura yang dipecat usai gagal mengantarkan Gli Azzurri berlaga di Piala Dunia 2018.

Dalam dua laga ujicoba internasional Maret lalu, Luigi Di Biaggio ditunjuk sebagai pelatih sementara. Belum bisa dipastikan apakah Di Biaggio akan langsung diangkat oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC) sebagai pelatih baru timnas.

Komisione FIGC, Alessandro Costacurta, sempat mengatakan federasi masih menggodok beberapa kandidat pelatih timnas Italia. Rencananya, federasi akan mengumumkan nama terpilih pada 20 Mei mendatang.

Sejumlah nama mencuat mulai dari Vincenzo Montella yang kemudian membantah tertarik melatih timnas, Carlo Ancelotti, Roberto Mancini, Massiliano Allegri, sampai nama Antonio Conte yang pernah menangani Italia di Piala Eropa 2016.

Baru-baru ini muncul nama Paolo Maldini. Sejak memutuskan pensiun pada 2009, mantan kapten AC Milan sempat ditawari jadi bagian staf kepelatihan I Rossoneri, namun ia menolak dan memilih duduk di jajaran manajemen klub.

Dalam wawancara dengan Skysport Italia, Maldini tak mau menutup pintu jika nantinya Costacurta menawarinya kerjasama di timnas.

"Saya tentu saja sudah berbicara dengan Costacurta, tetapi saya selalu bersedia mendengarkan," ujar Maldini.

"Sulit untuk berkata tidak, khususnya berbincang dengan teman seperti Billy (Costacurta). Kita lihat saja jika ada kondisi yang pas untuk bekerjasama dan tentunya 'Jaya Italia'," lanjutnya.

Maldini melihat skuad Italia saat ini yang dihuni banyak talenta muda punya prospek bagus di masa depan. Dengan perencanaan matang, Gli Azzurri diyakini bisa mengejar ketertinggalan dari negara-negara adidaya sepakbola.

"Dengan tim muda dan proyek yang bisa kami rencanakan. Saya tidak ingin Italia adalah timas kelas dua saat ini, tetapi kami masih jauh tertinggal dari negara lainnya," pungkas pria 49 tahun.

Sumber: Football-Italia

Komentar

 
Embed Widget

x