Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Mei 2018 | 22:37 WIB
 

Komdis Sanksi Arema Akibat Ricuh Suporter

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 20 April 2018 | 07:05 WIB
Komdis Sanksi Arema Akibat Ricuh Suporter
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Arema FC mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) berupa denda Rp. 300 juta dan penutupuan tribun penonton akibat kerusuhan suporter yang terjadi dalam pertandingan kontra Persib Bandung akhir pekan kemarin.

Laga Arema FC dan Persib di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/4/2018) malam WIB, sempat terhenti di masa injury dalam kedudukan imbang 2-2 setelah suporter tuan rumah menyerbu masuk ke dalam lapangan.

Kerusuhan antara Aremania dan petugas keamanan tidak terelakkan, untuk mengendalikan situasi polisi terpaksa melepaskan tembakan gas air mata.

Ratusan suporter Arema menjadi korban, delapan diantaranya harus dirawat intensif di rumah sakit. Dalam insiden tersebut, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, mengalami luka di bagian dahi sebelah kanan.

Komdis PSSI mengumumkan hukuman untuk Arema FC, Kamis (19/4/2018) malam WIB. Hukuman dari Komdis tertuang dalam dua surat resmi yang telah dikirimkan ke manajemen Arema.

Pertama, surat bernomor 022/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018 berisi keterangan tentang tingkah laku buruk suporter yang berakibat pada denda Rp 250 juta.

Sedangkan di surat kedua bernomor 023/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018 berisi keterangan tentang tingkah laku buruk panitia pelaksana pertandingan.

Dari isi surat tersebut, Panpel Arema dinyatakan gagal mengendalikan suporternya sehingga menyebabkan kerusuhan. Panpel dikenai denda Rp. 50 juta dan harus menutup sebagian tribun timur saat menjamu Persipura Jayapura (27/4/2018) dan PSM Makassar (13/5/2018).

Bukan hanya korban luka, kerusuhan suporter akhir pekan kemarin juga memakan korban jiwa. Seorang Aremania, Dhimas Duha Romli, meninggal dunia, Rabu (18/4/2018) di Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, almarhum sempat dilarikan ke rumah sakit, Senin (16/4/2018) oleh keluarga setelah mengeluhkan rasa sakit di sejumlah anggota tubuh.

Pihak keluarga menjelaskan Dhimas sempat terinjak-injak saat kericuhan terjadi di stadion.

Komentar

 
Embed Widget

x