Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 10:08 WIB

Ungkapan Sayang Mourinho pada Gelandang Persib

Oleh : Reza Adi Surya | Jumat, 4 Mei 2018 | 00:08 WIB
Ungkapan Sayang Mourinho pada Gelandang Persib
(Foto: dailymail)

INILAHCOM, Manchester - Pelatih Manchester United, Jose Mourinho mengaku sangat menyayangi Michael Essien, yang kini berstatus sebagai pemain Persib. Mourinho menganggap Essien sebagai putranya.

Mourinho mendatangkan Essien ke Chelsea di 2005 dari Lyon. Bersama The Blues, Essien menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa, bahkan dunia.

Saat melatih Real Madrid, Mourinho kembali mendatangkan Essien di 2012. Hubungan keduanya tak hanya akur di lapangan, tapi sangat dekat di luar lapangan. The Special One menganggap pemain asal Ghana itu sebagai putranya.

"Dia bukan pemain saya, dia putra saya. Saya ayah kulit putih dia. Mungkin dia adalah satu-satunya pemain yang membawa saya ke rumahnya, rumah sebenarnya. Tempat di mana dia lahir hingga ke jalanan dimana dia bermain sepak bola sejak kecil," ujar Mourinho, dalam wawancara bersama Astro Supersports, dikutip dari Daily Mail.

"Dia membuat saya jatuh cinta kepada Ghana, kepada Accra, kota dimana dia tinggal. Setelah berkunjung ke sana, saya jadi lebih memahami mentalitas dia," tambahnya.

Saat memperkuat Madrid, Essien sering mengalami cedera lutut. Mourino mengaku salut dengan dedikasi dan komitmen Essien yang tetap bermain meski dalam kondisi menahan rasa sakit.

"Saya paham, sebagai pemain dia selalu siap, dia rela mati demi rekan setim, demi klub, pelatih. Saat itu dia mengalami cedera lutut di Madrid, tapi dengan kepribadian dan keinginan kuat serta mentalitasnya, Essien tetap bermain dan selalu tersenyum. Essien selalu tersenyum," tandasnya.

Saat ini Essien masih berstatus pemain Persib, tapi tidak didaftarkan untuk tampil di kompetisi Liga 1. Berdasarkan regulasi, setiap klub hanya boleh mendaftarkan empat pemain asing. Pelatih Mario Gomez memilih Jonatan Bauman, Oh In-Kyun, Bojan Malisic, dan Ezechiel N'Douassel.

Komentar

Embed Widget

x