Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 08:11 WIB
 

Tim Garuda Baru Kunjungi Kemenpora

Oleh : Reza Adi Surya | Selasa, 8 Mei 2018 | 22:06 WIB
Tim Garuda Baru Kunjungi Kemenpora
(Foto: kemenpora.go.id)

INILAHCOM, Jakarta - Setelah mengunjungi Balai Kota dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), tim Garuda Baru berkunjung ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Tim Garuda Baru adalah tim yang berisikan sembilan anak jalanan terpilih melalui seleksi. Mereka akan bertanding di Piala Dunia Anak Jalanan atau Street Child World Cup (SCWC) 2018 di Moskow, Rusia, 10-18 Mei. Tim Garuda Baru diterima Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di lantai 10 Kemenpora, Jakarta, Selasa (8/5/2018) sore WIB.

Menurut Imam, pemerintah melalui Kemenpora tak henti-hentinya mendukung dan mendorong siapapun yang membawa misi Merah-Putih di level dan kegiatan apapun terlebih untuk kejuaraan dunia sepak bola.

"Ajang ini menunjukkan potensi sekecil apapun yang dimiliki anak negeri harus dikelola, didorong, dimanfaatkan serta dipromosikan agar mereka tidak selalu diposisi terhimpit tetapi dalam dirinya ada potensi besar yang perlu dimanfaatkan terlebih membawa nama bangsa Indonesia," kata Imam, yang didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana dan Asdep Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Bayu Rahadian.

Sebelumnya, tim Garuda Baru pernah tampil di Piala Dunia Anak Jalanan di Brasil 2014 lalu dengan melaju hingga perempatfinal.

"Terima kasih kepada para pelatih, pendamping dan sponsor sehingga anak-anak ini menjadi inspirasi baru bagi anak jalanan yang lain yang belum terjamah, mereka nanti di Moskow juga akan ikut mempromosikan Asian Games 2018, ke depan bisa segera dirintis liga sepak bola jalanan atau apapun semacamnya. Di Brasil itu mereka bagus sekali meski belum jadi juara, kami hanya bekali doa dan tiket pulang pergi ya," lanjut Imam.

"Saat di Brasil lalu kita berhasil mengalahkan tuan rumah 3-0, Afrika Selatan 12-1, Liberia 6-0, kita hanya kalah dengan Tanzania saat adu penalti. Buat kami, juara adalah bonus, tapi yang terpenting anak-anak ini mampu menunjukkan kepada masyarakat contoh yang baik meski sebelumnya dipandang sebelah mata tapi mampu memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Ketua Delegasi, Mahir Bayasut.

Komentar

 
Embed Widget

x