Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 03:06 WIB
 

Final Liga Europa 2017-18

Punya Catatan Bagus Atletico Harus Waspadai Payet

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 16 Mei 2018 | 21:40 WIB
Punya Catatan Bagus Atletico Harus Waspadai Payet
(Foto: Gettyimages)

INILAHCOM, Lyon - Final Liga Europa 2017-18 akan mempertemukan Atletico Madrid dengan Olympique Marseille. Atletico punya rekor bagus jumpa tim Prancis sedangkan Marseille bermodalkan ketajaman lini serang mereka.

Atletico melangkah ke final setelah mengandaskan Arsenal di semifinal dengan agregat tipis 2-1. Sementara Marseille menyudahi perlawanan sengit Salzburg dengan keunggulan agregat 3-2.

Kedua tim akan berhadapan untuk pertama kalinya di final Liga Europa yang berlangsung di Stade de Lyon, Kamis (17/5/2018) dini hari WIB. Bagi Los Rojiblancos, ini merupakan kali ketiga mereka melangkah ke final kompetisi serupa dalam rentang delapan tahun.

Sedangkan bagi Marseille, mereka baru pertama kali berada di partai puncak kompetisi Eropa sejak final Piala UEFA pada 2003-04.

Sepanjang kiprahnya di kompetisi Eropa, Atletico sudah 12 kali jumpa tim asal Prancis. Mereka mendominasi enam kemenangan dan baru sekali kalah.

Namun demikian, Atletico patut wasapada dengan barisan serang Marseille yang dimotori Dimitri Payet. Mereka selalu mencetak gol dari 18 pertandingan yang sudah dimainkan.

Berikut data dan fakta jelang final Liga Europa 2018-17 antara Atletico vs Marseille:

- Atletico sudah dua kali berhadapan dengan Marseille dan tak pernah merasakan kekalahan (1 menang, 1 imbang).

- Dari 12 kali pertemuan dengan tim Prancis di kompetisi Eropa, Atletico membukukan enam kemenangan, lima imbang dan sekali kalah.

- Kapten Marseille, Dimitri Payet, sudah membuat tujuh assists di Liga Europa 2017-18. Jadi yang terbanyak dibanding pemain lain.

- Atletico sudah mencetak 17 gol dan baru kemasukan empat gol sampai leg kedua semifinal Liga Europa 2017-18.

- Sedangkan Marseille mencetak 21 gol dari 18 pertandingan dan baru kemasukan delapan gol.

- Diego Simeone menjadi satu-satunya pelatih bukan kelahiran Spanyol atau Portugal yang bisa menjuarai Liga Europa.

- Bagi Atletico, ini menjadi final ketiga mereka sejak Liga Europa dimulai pada 2010. Dari dua final sebelumnya mereka selalu keluar sebagai juara.

Sumber: Atletico

Komentar

 
Embed Widget

x