Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Juni 2018 | 13:25 WIB
 

Usai Madrid Juara UCL Puyol Sindir Barcelona

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 29 Mei 2018 | 03:11 WIB
Usai Madrid Juara UCL Puyol Sindir Barcelona
(Foto: marca)

INILAHCOM, Barcelona - Mantan kapten Barcelona, Carles Puyol, mengucapkan selamat atas keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions Eropa 2017-18. Ia kecewa melihat Barca yang jago di level domestik.

Madrid kembali meraih trofi Liga Champions Eropa setelah di laga final mengalahkan Liverpool 3-1, Minggu (27/5/2018) kemarin. Los Blancos pun mencatat sejarah baru sebagai tim pertama yang bisa menjuarai UCL tiga musim beruntun.

Dominasi Madrid sangat terasa di kompetisi level Eropa. Dalam lima musim terakhir, mereka empat kali jadi kampiun. Sekaligus menasbihkan diri sebagai tim dengan gelar liga Champions Eropa terbanyak yaitu 13 gelar.

Kehebatan Madrid di kompetisi Eropa mendapat apresiasi dari Puyol. Lewat akun Twitter-nya ia mengucapkan selamat sekaligus menyindir pencapaian Barcelona di level Eropa.

"Selamat Real Madrid memenangkan empat Liga Champions Eropa dalam lima musim dengan Barcelona memiliki skuad terbaik dalam sejarah. Kami harus merefleksikannya dalam prioritas kami," demikian kicau akun @Carles5Puyol.

Pernyataan Puyol bukan tanpa alasan, setelah menjuarai Liga Champions Eropa 2014-15 Barca tak pernah lagi menyentuh final kompetisi Eropa. Musim ini, Barca yang begitu digdaya di level domestik hanya bisa sampai babak perempatfinal Liga Champions Eropa. Mereka disingkirkan tim kuda hitam AS Roma dengan kekalahan produktifitas gol tandang.

Menurut Puyol, harusnya Los Blaugrana bisa bersaing dengan Madrid di kompetisi Eropa karena dianggap memiliki komposisi skuad yang lebih oke dibanding rivalnya itu.

"Apa yang saya lakukan adalah mengajak untuk merefleksikan apa yang sedang terjadi karena saya yakin kami (Barcelona) memiliki tim lebih baik daripada Madrid," ujar Puyol kepada La Vanguardia.

"Tetapi mereka menjadi juara empat kali dalam lima gelara Liga Champions Eropa terakhir. Sebagai seorang Cule (fans Barca) saya merasa marah mengetahuinya."

"Kicauan saya jangan disalahartikan sebagai hinaan kepada klub atau pelatih Ernesto Valverde karena double (winners) juga merupakan kehormatan dan saya sangat memahami betapa sulit meraihnya," ia memungkasi.

Sumber: Marca

Komentar

 
Embed Widget

x