Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 20:59 WIB

Kronologis Mobil PS TIRA Dirusak Oknum Suporter

Oleh : Nandang Permana Sidik | Senin, 4 Juni 2018 | 11:33 WIB

Berita Terkait

Kronologis Mobil PS TIRA Dirusak Oknum Suporter
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Bantul - Bentrokan kelompok suporter pendukung Persija Jakarta dengan Persebaya Surabaya bukan hanya menyebabkan pertadingan dibatalkan tetapi juga menyebabkan kerusakan dan kerugian materi seperti yang dialami mobil operasional PS TIRA.

Laga Persija versus Persebaya yang harusnya berlangsung Minggu (3/6/2018) malam di Stadion Sultan Agung, Bantul, DIY dibatalkan karena kondisi keamanan yang tidak kondusif menyusul keributan suporter yang sudah terjadi sejak siang hari.

Oknum suporter tak bertanggung jawab bertindak anarkis dengan melakukan pengerusakan dan pembakaran kendaraan yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Seperti yang dialami dua mobil Panpel PS TIRA yang hendak memasuki stadion untuk melakukan pertemuan internal klub. PS TIRA merupakan tim yang sejak awal Liga 1 2018 memakai Stadion Sultan Agung sebagai home base mereka.

Kronologis Kejadian

Tepat pukul 13.00 WIB, dua mobil yang ditumpangi Panitia Penyelengara Pertandingan PS TIRA diserang oknum Bonek. Serangan bermula sat kedua mobil itu memasuki komplek stadion dan berbelok ke kanan menuju ke pintu masuk VVIP.

Penumpang yang berjumlah tujuh orang di dalam mobil tidak mengetahui sebelum mereka sampai di stadion telah terjadi bentrokan dua suporter. Ketujuh penumpang yang berada di mobil operasional PS TIRA itu antara lain Media Officer Nandang Permana, General Coordinator Kapten Inf Yandri, Admin PS TIRA Serda Risma Faulia, Driver PS TIRA Pratu Abrian Juli, Bendahara Panpel Jumin Sobri, Kepala Bagian Pengadaan PS TIRA Sunggul Goldfrits, dan Kit-Man Kodir Black.

Melihat nomor polisi dua mobil tersebut berplat B (Jakarta) puluhan oknum Bonek melakukan penyerangan setelah salah seorang berteriak bahwa itu adalah mobil Persija. Dengan menggunakan batu ukuran sedang dan besar serta balok mereka terus menghantam dua mobil itu hingga mendekati pintu masuk VVIP.

GC dan Media Officer PS TIRA yang berada di mobil satu mencoba keluar setelah kaca mobil itu beterbangan menerpa muka driver dan penumpang yang duduk di kursi depan. Katpen Yandri dan Media Officer mencoba berteriak ke kerumunan oknum bonek yang terus mendekat dengan mengatakan bahwa penumpang dua mobil itu adalah Panpel dari PS TIRA.

Menyadari mereka salah sasaran, oknum Bonek lainnya yang sudah siap dengan peralatan dan batu menghentikan aksinya dan mencoba memastikan para penumpang itu bukanlah rivalnya. Setelah aman, tujuh penumpang mobil masuk kedalam salah satu ruangan dalam stadion untuk menenangkan salah satu korban luka ringan Serda Risma Faulia yang mengalami luka di tangan dan dahi akibat serpihan kaca.

Setelah suasana kondusif, driver memindahkan mobil dan mengecek barang-barang bawaan. Baru diketahui, barang bawaan yang berada di dalam mobil sudah raib dibawa oknum suporter seperti tape mobil, tripod, dua buah bola, sebuah tas berisi dompet dan HP serta barang pendukung lainya.

Panpel Persija Tertahan Dua Jam di Stadion

Setelah memastikan kendaraan yang mengalami kerusakan parah itu terparkir, driver itu masuk dan tujuh orang dari PS TIRA serta dua orang Panpel Persija yang sudah lebih awal ada di ruangan itu tertahan hingga dua jam lebih.

Mereka baru bisa keluar dari ruangan setelah polisi melontarkan gas air mata yang memaksa bonek menjauhi Ring 1 stadion dan berlarian menuju jalanan yang berada di luar stadion.

"Kami mengalami serangan dengan batu dan juga kayu. Mobil kami rusak parah, satu orang atas nama Serda Risma mengalami shock dan luka di tangan serta dahi. Kami dihujani batu dan beruntung ada kesempatan untuk keluar mobil dan berteriak menenangankan masa," kata GC PS TIRA, Kapten Yandri kepada INILAHCOM.

Setelah diantar mobil Polisi menuju tempat yang aman, MCM dan PPMC jelang pertandingan PS TIRA kontra Barito Putera digelar di salah satu Apartemen di Sleman Yogyakarta.

Akibat hal itu, laga Persija vs Persebaya pun batal digelar. Kepastian batalnya laga Persija vs Persebaya itu diumumkan pihak kepolisian melalui Kabid Humas POLDA DIY, AKBP Yulianto.

"Pertandingan Persija vs Persebaya kami pstikan batal.Kami sudah mengumumkan lewat pengeras suara di Stadion Sultan Agung, Bantul," kata AKBP Yulianto.

Komentar

Embed Widget

x