Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 14 Agustus 2018 | 15:33 WIB

Alasan Ronaldo ke Juve karena Uang dan Pajak

Oleh : Andi Putra | Kamis, 19 Juli 2018 | 07:39 WIB
Alasan Ronaldo ke Juve karena Uang dan Pajak
(Foto: GettyImages)

INILAHCOM, Madrid - Presiden La Liga, Javier Tebas, mengklaim kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus karena faktor uang. Ia menilai di Italia bisa menghasilkan lebih banyak uang daripada di Spanyol.

Ronaldo pindah ke Juventus dari Real Madrid dengan nilai transfer 100 juta Euro (1,68 triliun Rupiah). Kapten timnas Portugal itu meninggalkan Madrid setelah sembilan tahun bermain di Santiago Bernabeu.

Sebelumnya, sempat beredar rumor Ronaldo meninggalkan La Liga karena permasalahan pajak setelah pemain 33 tahun pernah berurusan dengan otoritas Spanyol karena dianggap berusaha menghindari pajak hak citra diri sepanjang 2011-2014.

Meski sudah berdamai dengan membayar denda sebesar 18 juta Euro, Ronaldo memang tidak pernah merasa bersalah. Kekecewannya semakin bertambah setelah pihak Madrid seakan lepas tangan dari permasalahan yang sempat membelit CR7.

Aturan pajak yang cukup tinggi di Spanyol membuat Ronaldo harus mengeluarkan uang lebih banyak ke pemerintah. Kabarnya ia harus mengeluarkan dana setidaknya sebesar 35,3 juta Euro setiap musim untuk membayar pajak sedangkan dia hanya menerima gaji pokok sebesar 25 juta Euro.

Sedangkan di Italia, aturan pajaknya lebih longgar yang memungkinkan peraih lima Ballon d'Or tersebut meraih pundi-pundi Euro lebih banyak.

Di Italia, pajak untuk pendapatan dari sektor gaji terbilang tinggi bisa lebih dari 50 persen, tetapi pendapatan dari sektor lain semisal hak citra diri, iklan, sponsor pajaknya sangat rendah dengan catatan si pemain berasal dari negara Uni Eropa.

"Dia akan menghasilkan lebih banyak uang daripada di sini. Saya pikir secara fiskal itu menguntungkan dia untuk pergi ke Italia," kata Tebas dikutip dari Marca.

"Di sini, di Spanyol, kami memiliki masalah dengan persaingan fiskal. Dari semua liga terbesar, Spanyol adalah tempat para pemain memiliki situasi pajak terburuk," tandasnya.

Komentar

x