Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 00:09 WIB

Ujicoba Internasional: Indonesia vs Mauritius

Kurniawan Ungkap Kunci Kemenangan Indonesia

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 11 September 2018 | 20:30 WIB

Berita Terkait

Kurniawan Ungkap Kunci Kemenangan Indonesia
Kurniawan Dwi Yulianto, staf pelatih timnas Indonesia (kiri) - (Foto: Inilahcom/Arif BW)

INILAHCOM, Cikarang - Debut Kurniawan Dwi Yulianto sebagai staf pelatih timnas Indonesia berakhir dengan kemenangan. Ia mengungkap kunci kemenangan Indonesia atas Mauritius.

Indonesia menjamu Mauritius dalam laga ujicoba internasional di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018) sore WIB. Indonesia yang bermain ofensif dibuat kesulitan oleh permainan bertahan tim tamu.

Sepanjang pertandingan, hampir-hampir Mauritius lebih banyak menumpuk pemainnya di area permainan sendiri. Mereka tercatat hanya beberapa kali berupaya menekan Indonesia lewat serangan balik cepat.

Meskipun hanya menang 1-0 berkat gol Evan Dimas Darmono di menit ke-89, Kurniawan yang ditunjuk PSSI mendampingi Bima Sakti di kursi pelatih sementara tetap bersyukur. Ia tak lupa memuji kerja keras dalam membongkar pertahana berlapis lawan.

"Saya bersyukur atas kemenangan ini, saya mengapreasiasi para pemain yang sudah bermain sabar, karena mengahadapi compact defend sulit kalau tak bermain sabar," kata Kurniawan dalam jumpa pers usai laga.

"Diminta bantu timnas lalu menang, ini tak bisa digambarkan dengan kata-kata. seperti dulu pas jadi pemain dan mencetak gol," ia menambahkan.

Pria yang akrab disapa Si Kurus menjelaskan kunci kemenangan Indonesia adalah pemain bisa bermain sabar dalam menjalankan instruksinya.

"Jadi sebenarya kami menginstruksikan dengan sirkulasi bola cepat dan switch play, memang di babak pertama sebelah kanan lebih aktif, setelah babak kedua kami mengubah untuk mencoba menembus di area kanan mereka, dan banyak peluang juga," ia menambahkan.

"Artinya, para pemain menjalankan instruksi dengan baik, nilai plusnya pemain sangat sbar meghadapi tim bermain dengan compact defend, ini menjadi modal bagus bagi tim kedepannya," tandasnya.

Lebih lanjut, kejelian staf pelatih dalam memasukkan pemain pengganti juga tak bisa lepas dari gol yang tercipta di penghujung pertandingan.

"Pergantian pemain di babak kedua juga terbukti sukses memberikan penyegaran di lini serang. Kami (staf pelatih) sempat berdiskusi, setelah menit ke-70 lawan terlihat mulai kelelahan, maka kami memutuskan Ilham (Udin Armayn) dan Dedik (Setiawan) karena kami butuh pemain yang fresh," ia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x