Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 14:34 WIB

Menpora: Persib vs Persja Harusnya Tak Dimainkan

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 25 September 2018 | 21:00 WIB

Berita Terkait

Menpora: Persib vs Persja Harusnya Tak Dimainkan
Menpora Imam Nahrawi - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menpora Imam Nahrawi kecewa dengan sikap panitia pelaksana yang tetap menggelar pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta meskipun ada korban tewas.

Haringga Sirila, suporter Persija, tewas setelah dikeroyok sejumlah bobotoh di area parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) kemarin. Insiden tersebut terjadi sebelum kickoff laga klasik Persib versus Persija dimulai.

Dari kronologi kejadian yang disampaikan pihak kepolisian, Haringga diketahui menjadi sasaran pengeroyokan mulai pukul 13:00 WIB atau 2,5 jam sebelum waktu pertandingan. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit tetapi nyawanya tidak tertolong karena luka yang sangat parah.

Namun, kabar tewasnya Haringga baru diketahui oleh publik setelah pertandingan Persib kontra Persija yang berkesudahan 3-2 untuk kemenangan tuan rumah.

"Itu yang membuat saya kecewa. Mestinya kalau ada (kejadian) itu hentikan tak boleh dilanjutkan pertandingan," kata Menpora di Kantor Kemenpora, Senayan, Selasa (25/9/2018) siang WIB.

Menpora sudah memutuskan kompetisi diberhentikan selama dua pekan untuk memberi waktu kepada PSSI segera menyelesaikan permasalahan tewasnya suporter yang kembali terulang.

Lebih lanjut, Menpora sudah menyiapkan langkah tegas jika dalam dua pekan tidak ada hasil signifikan dari pihak terkait.

"Cukup waktu dua pekan. Kami akan lihat tentu saya harap ini momentum untuk menjadikan introspeksi nasional," lanjut Imam.

"Kita lihat dua pekan pasti saya sampaikan. Termasuk moratium? Kita lihat setengah bulan ini. Jika konsepnya bagus kami siap men-support dan mengawal dengan konsekuen. Jika biasa-biasa berarti menganggap nyawa itu biasa. Tapi kalau ada sanksi luar biasa, sanksi tegas tak pandang bulu. Tapi kalau biasa ya berarti tak ada keinginan berubah," ia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x