Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 15:11 WIB

Petisi Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI Mencuat Lagi

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 27 September 2018 | 20:39 WIB

Berita Terkait

Petisi Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI Mencuat Lagi
Edy Rahmayadi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tewasnya seorang fans Persija Jakarta kembali mengemukakan petisi yang isinya mendesak Edy Rahmayadi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.

Petisi tersebut dibuat Emerson Yuntho di laman change.org tepat saat Edy dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara pada 5 September 2018. Sampai Kamis (27/9/2018) sore petisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 73 ribu orang.

Dalam petisinya, Yuntho mendesak Edy meninggalkan jabatan Ketum PSSI agar lebih fokus memimpin Sumut karena dengan status rangkap jabatan berpotensi besar menimbulkan konflik kepentingan.

Rangkap jabatan Edy kembali menjadi sorotan setelah insiden berdarah tewasnya pendukung Persija, Haringga Sirla, yang menjadi korban pengeroyokan kelompok suporter Persib Bandung, bobotoh, Minggu (23/9/2018) kemarin.

Merespon petisi tersebut, Edy tak keberatan mundur dari jabatan ketum PSSI dengan syarat ada bukti yang menguatkan dirinya bersalah menyusul kembali jatuhnya korban jiwa di sepakbola.

"Jangankan 60 ribu (tanda tangan petisi online), satu orang pun kalau itu memang benar adanya gara-gara saya gubernur lalu terjadi pembunuhan. saya akan tinggalkan ini (jabatan Ketum PSSI) karena berarti saya tidak becus," kata Edy dalam sebuah acara di stasiun televisi nasional, Rabu (27/9/2018) kemarin.

Edy tak mau desakan untuk mundur dari posisi Ketum PSSI merupakan kepentingan seseorang karena faktor politis.

"Yang saya takutkan, dari 60 ribu ini mungkin salah satunya menginginkan jabatan PSSI ini (ketua umum), karena saat ini dalam dunia politik."

"PSSI harus saya lindungi, karena ini amanah rakyat sampai 2020," ia menutup.

Dalam beberapa kesempatan tampil di depan publik, Edy dianggap tak mampu memberikan jawaban yang memuaskan terkait permasalahan yang dihadapi PSSI. Ia dinilai kesulitan fokus mengurusi dua tanggung jawab berbeda secara bersamaan.

Komentar

Embed Widget
x