Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:04 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Perjuangan Timnas U-16

Oleh : Andi Putra | Kamis, 4 Oktober 2018 | 15:41 WIB

Berita Terkait

Presiden Jokowi Apresiasi Perjuangan Timnas U-16
Keberhasilan Timnas Garuda Muda U-16 menembus perempat final AFC mendapatkan apresiasi dari Presiden RI Joko Widodo. Di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/10) pagi, Menpora Imam Nahrawi mendampingi Presiden menerima David Maulana dkk. - (Foto: bagus/kemenpora)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengapresiasi perjuangan tim nasional Indonesia U-16 meski tersingkir di babak perempatfinal diajang Piala AFC U-16 2018.

Indonesia harus mengakui keunggulan Australia U-16 usai dikalahkan 2-4. Kekalahan tersebut sekaligus mengubur mimpi Indonesia tampil di Piala Dunia U-17 2019 yang diselenggarakan di Peru.

Namun demikian, Presiden Jokowi tetap memuji perjuangan anak-anak muda tersebut. Hal itu disampaikan oleh Pak Jokowi saat mejamu skuad timnas U-16 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/10/2018) yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan Menteri pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

"Saya bertemu (hari ini) ingin memberikan semangat kepada anak-anak U-16 ini. Saya melihat ini adalah sebuah peluang dan kesempatan kedepannya membina sepak bola Indonesia," ujar Pak Jokowi.

"Di Asean kemarin kita juara, kemudian di tingkat asia kita menang lawan Iran dan kemudian imbang lawan India, dengan Australia awalnya menang tapi kemudian kalah, tapi saya lihat mereka sudah bejuang keras bertanding di lapangan," ia menambahkan.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga berencana akan mencarikan BUMN untuk menjadi bapak angkat agar bisa berkonsentrasi mempersiapkan tim ini kedepannya.

"Agar nanti bisa berlanjut nanti ke U-19 maupun hingga tim senior," ujar beliau.

Selain itu Pak Jokowi juga memberi nasihat kepada penggawa timnas U-16 agar tetap menjaga semangat kerja keras mengejar prestasi dan harus tetap rendah hati.

"Saya harap jangan merubah gaya hidup, karena nanti pendapatan sudah banyak gaya hidup bisa berubah. Ini yang menyebabkan prestasi bisa turun," pungkas beliau menutup.

Komentar

Embed Widget
x