Find and Follow Us

Selasa, 18 Juni 2019 | 22:13 WIB

Saddil Ramdani Terancam Ditahan

Oleh : Andi Putra | Jumat, 2 November 2018 | 15:30 WIB
Saddil Ramdani Terancam Ditahan
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Jakarta - Pemain timnas U-19 dan Persela Lamongan Saddil Ramdani terancam ditahan karena diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita, Anugrah Sekar Rukmi.

Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, mengatakan terkait dengan kasus ini, pihaknya tetap melakukan proses sesuai dengan prosedur. Dimana, ada pelapor korban dan terlapor. Indikasinya, masalah percintaan anak muda dan perebutan ponsel sehingga terjadi penganiayaan di wajah korban.

Jika tersangka dalam pemeriksaan lanjutan tidak koperatif, bisa ditahan. Dalam kasus penganiayaan ini, tersangka dijerat dengan pasal 351 KHUP ayat 1, dengan ancaman 2,8 tahun penjara. Sedangkan untuk pasal 352 KHUP ancamannya 9 bulan penjara.

"Kemungkinan besar ya kami tahan tersangkanya, dan yang bersangkutan bisa mengajukan penangguhan. Tapi, semua itu tergantung dari korban yang melaporkan," ujarnya kepada beritajatim.com, Jumat (2/11/2018).

Sementara Saddil usai menjalani pemeriksaan menuturkan, dirinya akan mengikuti proses hukum dengan baik serta mengikuti apa pun aturannya, serta ia mengatakan sebelumnya telah menempuh upaya perdamaian secara kekeluargaan namun tidak berhasil.

"Sebenarnya sih tidak ada apa-apa, cuma saya dibikin sewot oleh kekasih saya. Selain itu, diri saya kurang fokus karena kecapekan dan meresahkan warga. Jadi waktu melakukan secara spontan," ungkap Saddil.

"Saya sih sudah lama putus sama dia. Tapi, dia (Anugrah Sekar Rukmi) belum terima. Saat kejadian dia menyerahkan ponsel ke saya. Dengan berkata, kamu pakai Hp saya, terus aku bilang tidak usah. Dia terus memaksa. Bahkan, saat kejadian saya juga berusaha mengembalikan biar tidak ada masalah. Namun, tetap memaksa bertemu," tambahnya.

"Ini pelajaran berharga buat saya karena jujur tidak menginginkan kasus ini terjadi. Saya siap menjalani proses hukum kendati sebelumnya sudah ada itikad baik melalui perdamaian, dan memanggil keluarganya. Tetapi tetap tidak mau, jadi saya ikhlas dan sebagai laki-laki mengakui kesalahan ini," paparnya.

Sebelum meninggalkan kantor Polres Lamongan, Saddil Ramdani secara gentle tetap meminta maaf dan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Untuk keluarga Anugrah Sekar Arum, saya minta maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Jujur saya spontan dan semoga menjadi pelajaran berharga bagi karir saya," pungkasnya.(beritajatim)

Karena kejadian ini penyerang berusia 19 tahun itu tidak mengikuti latihan timnas, Jumat (2/11/2018) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, dalam persiapan menjelang gelaran Piala AFF 2018.

Komentar

x