Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 04:55 WIB

Ketum PSSI: Kalau Wartawannya Baik, Timnasnya Baik

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 23 November 2018 | 15:09 WIB
Ketum PSSI: Kalau Wartawannya Baik, Timnasnya Baik
(Foto: twitter)

INILAHCOM, Jakarta - Ketum PSSI, Edy Rahmayadi, kembali ramai jadi perbincangan. Kali ini pernyataanya yang menghubungkan performa Timnas Indonesia dengan wartawan.

Timnas Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2018. Meskipun masih menyisakan satu laga terakhir menghadapi Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (25/11/2018) malam WIB, hasil akhir laga ini sudah tidak berpengaruh lagi.

Indonesia saat ini berada di peringkat empat klasemen sementara Grup B dengan mengemas nilai tiga dari tiga pertandingan. Mereka berselisih empat poin dari Thailand dan Filipina di urutan pertama dan kedua serta berjarak tiga poin dari Singapura di posisi tiga.

PSSI dan Edy Rahmayadi sebagai ketum federasi menjadi dua nama yang sering disebut sebagai pihak paling bertanggung jawab. PSSI dinilai tidak punya keseriusan dan arah jelas dalam pembentukan timnas.

Sedangkan Edy Rahmayadi dianggap tidak fokus menangani PSSI karena merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut).

Baru-baru ini beredar video di media sosial yang berisi pertanyaan seorang wartawan kepada Edy Rahmyadi mengenai kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Tampak Edy diwawancari saat berjalan meninggalkan sebuah acara, Kamis (22/11/2018) kemarin. Ketika ditanyai apakah PSSI akan melakukan evaluasi timnas, Edy malah mengaitkannya dengan kinerja wartawan.

"Timnas belum berhasil di ajang AFF, itu, apa ke depan kita akan melakukan evaluasi atau bagaimana, Pak?," tanya si wartawan.

"Wartawannya yang harus baik. Jadi kalau nanti wartawannya baik, timnasnya baik," demikian jawaban mantan Pangkostrad itu.

Bukan sekali ini saja Edy Rahmayadi membuat pernyataan kurang informatif saat ditanya mengenai kinerja PSSI serta rangkap jabatan yang dijalankannya. Saat diwawancarai sebuah televisi swasta bulan lalu, Edy Rahmayadi justru balik menegur si penyiar berita.[rza]

Komentar

x