Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 20:16 WIB

Soal Telepon Atur Skor Bukan Inisiatif Hidayat

Oleh : Arif Budiwinarto | Senin, 3 Desember 2018 | 19:35 WIB

Berita Terkait

Soal Telepon Atur Skor Bukan Inisiatif Hidayat
Mantan anggota Exco PSSI, Hidayat (kanan) - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan anggota Exco PSSI, Hidayat, mengaku belum tahu hasil keputusan sidang Komisi DIisiplin (Komdis) yang menyatakan dirinya bersalah. Ia juga menyebut pembicaraan telepon membahas pengaturan skor atas inisiatif pihak lain.

Nama Hidayat ramai diperbincangkan terkait dugaan pengaturan skor yang terjadi di pertandingan Liga 2 2018. Dalam acara talkshow Mata Najwa pekan kemarin, Manajer Madura FC, Januar Herwanto, mengaku ada desakan agar timnya mengalah saat jumpa PSS Sleman di babak delapan besar Liga 2 2018 pada Mei lalu.

Masih dalam acara tersebut, Hidayat yang dihubungi melalui sambungan telepon membantah tuduhan Januar. Bahkan, pria yang saat itu masih menjabat sebagai anggota Exco PSSI meminta Komdis segera menyidangnya. Ia siap mundur dari posisinya di federasi jika dinyatakan bersalah oleh sidang Komdis.

Senin (3/12/2018) sore dalam sebuh konferensi pers di Jakarta, Hidayat menyatakan mundur dari Exco PSSI. Saat ditanya wartawan apakah pengunduran tersebut ada kaitannya dengan hasil sidang Komdis PSSI, Hidayat menyanggahnya.

Kabar beredar di kalangan pewarta, Komdis sudah mengeluarkan putusan setelah menjalani sidang yang menyatakan Hidayat bersalah terkait praktik pengaturan skor.

"Merujuk pernyataan saya akan mundur jika dinyatakan bersalah, itu adalah aspek egoistik saya. Tetapi, yang saya alami, saya merenung, bagaimana kondisi keluarga saya saat ayahnya dicap mafia bola. Bagaimana suasana tempat saya mengajar saat mahasiswa butuh teladan saya," kata Hidayat.

"Ketika saya di sidang Komdis, saya sudah tidak mengenakan baju saya sebagai Exco. Kemarin saya dipanggil (Komdis), saya ingin sesegera mungkin diproses sidang, kalau ada keputusan saya tidak tahu," ia menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Hidayat juga membeberkan bahwa percakapan telepon yang diklaim membahas hasil akhir pertandingan PSS vs Madura FC bukan atas inisiatif dirinya. Namun demikian, Hidayat enggan mengungkap siapa otak sebenarnya dalam upaya pengaturan skor.

"Saya ditelpon saat itu, saya dianggap masih menangani Madura FC. Saya tegaskan, ini bukan inisiatif saya."

"Saya sudah tegaskan di sidang Komdis bahwa satu-satunya yang saya lakukan adalah itu (mengangkat telepon), ini kelalaian saya, dan saya tidak pernah menghubungi orang lain," ia memungkasi.[rza]

Komentar

Embed Widget
x