Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 08:28 WIB

Yu Hyun Koo Pernah Ditawari Rp 400 Juta Atur Skor

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 5 Desember 2018 | 18:04 WIB

Berita Terkait

Yu Hyun Koo Pernah Ditawari Rp 400 Juta Atur Skor
Gelandang Sriwijaya FC (SFC), Yu Hyun Koo

INILAHCOM, Palembang - Gelandang Sriwijaya FC (SFC), Yu Hyun Koo, mengaku sempat ditawari Rp. 400 juta untuk mengalah. Namun, ia membantah tawaran itu datangnya dari kubu Arema FC.

Sriwijaya FC akan menjalani laga terakhirnya di Liga 1 2018 dengan bertamu ke kandang Arema FC, Stadion Kanjuruhan, Jumat (7/12/2018) lusa. Laga ini sangat krusial bagi Sriwijaya FC yang tengah berupaya keluar dari zona degradasi.

Saat ini, klub berjuluk Laskar Wong Kito berada di urutan 14 dengan mengemas 39 poin, sama dengan poin Mitra Kukar di peringkat ke-15 dan Perseru Serui di peringkat ke-16. Artinya, Sriwijaya wajib menang jika ingin bertahan di Liga 1.

Menjelang laga tersebut, publik tengah diramaikan dugaan pengaturan skor setelah mencuatnya nama mantan anggota Exco PSSI, Hidayat, dan Vigit Waluyo yang disebut sebagai 'pemain lama' dalam praktik jual beli hasil pertandingan.

Terkait pengaturan skor, Yu Hyun Koo mengaku pernah ditawari oleh seseorang agar timnya mengalah. Ia menjanjikan uang sebesar Rp. 400 juta jika pemain asal Korsel itu mau menjalankan instruksinya.

Yu menyayangkan perkataannya itu malah dihubungkan dengan laga Sriwijaya FC kontra Arema FC, padahal kejadiannya sudah berlalu lama.

"Saya bingung kenapa jadi begini yang tersebar (Yu disebut ditawari suap untuk pertandingan Sriwijaya dengan Arema). Bahkan, pihak di manajemen Arema marah, tidak benar itu dan tidak pernah ada yang menghubungi saya mengatasnamakan Arema," ujar Yu kepada wartawan, Rabu (5/12/2018).

"Memang benar saya pernah dihubungi komplotan mafia bola, yakni persisnya pada setiap laga away seusai melawan Bhayangkara. Beberapa bulan lalu dan bukan baru-baru ini," ia melanjutkan.

Sampai sekarang, Yu tidak mengetahui siapa orang yang berusaha menyupnya. Ia hanya bisa menduga orang itu bagian dari mafia judi bola.

Komentar

Embed Widget
x