Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 06:26 WIB

Isu Settingan Persija Juara, Bepe Ikut Berkomentar

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 5 Desember 2018 | 21:01 WIB

Berita Terkait

Isu Settingan Persija Juara, Bepe Ikut Berkomentar
Bambang Pamungkas - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Jelang laga pamungkas Persija Jakarta di Liga 1 2018 muncul tudingan ada pengaturan juara untuk klub ibukota. Bambang Pamungkas menyampaikan pendapatnya di media sosial.

Persija semakin dekat ke podium juara setelah di pekan ke-33 Liga 1 2018 mengalahkan Bali United 2-1, sedangkan di pertandingan lainnya PSM Makassar bermain imbang 0-0 melawan Bhayangkara FC.

Dengan hasil tersebut, Macan Kemayoran saat ini berada di peringkat pertama dengan 59 poin, unggul satu angka dari PSM di posisi kedua. Persija perlu kemenangan untuk menutup musim 2018 dengan torehan manis sebagai juara Liga 1.

Jika melihat lawan di pekan terakhir, Persija memang lebih difavoritkan jadi juara ketimbang PSM. Skuad asuhan Stefano Cugurra Teco akan menghadapi tim papan bawah Mitra Kukar di depan publik SUGBK, Minggu (9/12/20138) malam WIB.

Sayangnya, perjalanan Persija menuju akhir kompetisi sempat diiringi tudingan yang menyebut Persija sudah diatur untuk juara musim ini.

Dugaan tersebut semakin memanas setelah mantan pemain timnas Indonesia, Rochi Putiray, dalam sebuah acara talkshow berani bertaruh Persija yang akan jadi juara.

Melalui akun media sosial Twitter-nya, Bambang Pamungkas menuliskan komentarnya. Pemain yang akrab disapa Bepe menilai pernyataan Rochi harusnya menjadi motivasi bagi PSSI memperbaiki tata kelola sepakbola nasional.

"Beberapa waktu lalu Kaka Nyong (begitu saya biasa memanggilnya) menyampaikan pendapat, jika "(selama ini) Juara liga Indonesia sudah diatur". Semua orang pun kaget, hmmm tidak semua orang sih...." kicau akun @bepe20.

"Respon saya: "Dimata saya Kaka Nyong adalah pemain yg cukup memiliki integritas. Oleh karena itu, saya yakin jika dia memiliki dasar yg kuat dalam menyampaikan pendapatnya"."

"Reaksi kita seharusnya adalah menjadikan pendapat tersebut sebagai sebuah fakta baru, untuk mendorong segera terbentuknya sebuah tim khusus, guna mencari tau apa sebenarnya yg terjadi (selama ini) di sepak bola kita. Bukan malah memojokkan yang bersangkutan...."

"Apakah benar sejak Ligina l (bahkan mungkin sebelumnya) gelar juara liga Indonesia bisa dipesan? integritas sepak bola kita dipertaruhkan."

"Ayo PSSI, ayo pemerintah ini momentum. Jangan lewatkan begitu saja. Rasanya kita semua sepakat, bahwa sepak bola Indonesia harus dikelola, dan berjalan ke arah yg lebih baik."


Komentar

Embed Widget
x