Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 06:42 WIB

Klopp Soroti Permainan Keras Burnley

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 6 Desember 2018 | 16:08 WIB

Berita Terkait

Klopp Soroti Permainan Keras Burnley
(Foto: espn)

INILAHCOM, Burnley - Sempat tertinggal terlebih dulu, Liverpool mampu comeback meraih kemenangan atas Burnley. Jurgen Klopp menyoroti permainan keras Burnley yang membuat timnya kesulitan.

Bertamu ke Turf Moor, Kamis (6/12/2018) dini hari WIB, Klopp melakukan tujuh perubahan dalam Starting XI timnya. Ia menurunkan mayoritas pemain lapis dua menghadapi tuan rumah Burnley.

Meskipun demikian, agresivitas The Reds tak berkurang. Sepanjang pertandingan mereka melakukan 77 penguasaan bola berbanding 23 persen yang dilakukan tuan rumah.

Burnley berusaha membendung permainan menyerang Liverpool dengan permainan keras. Statistik Whoscored mencatat tuan rumah melakukan 19 tekel dengan 13 sukses menghentikan pemain Si Merah. Selain itu, mereka juga berhasil melakukan 22 sapuan serta 14 intersep dalam upaya mengganggu permainan lawan.

Permainan keras Burnley memakan korban, bek Joe Gomez harus menyudahi laga lebih awal setelah mendapat cedera akibat ditekel bek tuan rumah.

Setelah tak ada gol tercipta di babak pertama, Burnley unggul terlebih dulu berkat gol Jack Cork menit ke-54. Gol James Milner di menit ke-62 menjadi momentum kebangkitan Si Merah.

Liverpool berbalik unggul 2-1 di menit ke-62 berlat gol Roberto Firmino, serta gol Xherdan Shaqiri di menit ke-90 untuk memastikan kemenangan 3-1 The Reds atas Burnley.

Klopp senang timnya bisa meraih kemenangan, namun ia tak lupa menyoroti permainan keras Burnley yang menyebabkan pemainnya cedera.

"Mereka ingin bermain agresif. Agresif adalah bagian dari sepakbola. Anda harus mencoba sesuatu dan Anda butuh seseorang yang mengingatkan Anda untuk hati-hati," kata Klopp.

"Ada banyak kejadian, tekel. Saya hanya bisa katakan 'wow, terlalu banyak' karena banyak tekel tak wajar. Tapi, mereka kadang sudah menekel dari jarak jauh enam atau tujuh yard, bahkan beberapa kali berlebihan. Ya, tekel mereka kelewatan."

"Kita semua ingin menang, dan cara meraihnya berbeda-beda. Terkadang ada yang harus mengingatkan Anda untuk berhenti melakukannya. Jangan melakukan tekel pemain dari jarak jauh, karena rumputnya basah, dan tekel itu bakal berisiko," ia melanjutkan.

Lebih lanjut, Klopp juga menyoroti kepemimpinan wasit yang dianggap gagal melindungi pemainnya.

"Pemain tengah memegang bola sedikit kurang beruntung karena apapun bisa terjadi seperti Joe Gomez. Saya berpikir wasit harus meyakinkan hal seperti itu tak terjadi lagi terus-menerus," ia memungkasi.[rza]

Sumber: ESPN

Komentar

Embed Widget
x