Find and Follow Us

Kamis, 27 Juni 2019 | 01:17 WIB

Ronaldo Tantang Messi Bangun Rivalitas di Italia

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 11 Desember 2018 | 03:11 WIB
Ronaldo Tantang Messi Bangun Rivalitas di Italia
(Foto: bbc)

INILAHCOM, Turin - Musim ini tak ada lagi rivalitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Akan tetapi, Ronaldo tak keberatan kembali bersaing dengan Messi. Syaratnya, Messi harus mau bermain di Italia.

Rivalitas kedua megabintang berakhir setelah awal musim ini Ronaldo memutuskan hengkang ke Juventus. Selama sembilan musim terakhir, persaingan Ronaldo-Messi ikut meramaikan duel El Clasico antara Real Madrid kontra Barcelona.

Keduanya tidak hanya bersaing dalam perebutan gelar juara bersama klub, tetapi juga dalam urusan penghargaan individu. Dalam satu dekade terakhir, mereka sama-sama meraih lima gelar Ballon d'Or sebelum diputus dominasinya oleh Luka Modric di tahun ini.

Menjalani musim perdananya di Liga Serie A Italia, Ronaldo sejauh ini tampil oke. Dari 15 penampilan di liga, ia mampu mencetak sepuluh gol serta melepaskan lima assists.

Dalam wawancara dengan Gazetta dello Sport, Ronaldo membahas soal rivalitasnya dengan Messi. Menurut pesepakbola 33 tahun, berhadapan dengan Messi merupakan sebuah tantangan tanpa batas.

Ia mengakui masih tertarik bersaing dengan The Messiah dengan catatan penyerang asal Argentina itu mau keluar dari Spanyol dan menyusulnya ke Italia.

"Saya sudah pernah bermain di Inggris, Spanyol, Italia, Portugal, di tim nasional, sedangkan dia masih di Spanyol," kata Ronaldo.

"Bagi saya, hidup itu tantangan. Saya menyukainya dan saya ingin membuat banyak orang gembira."

"Saya ingin dia (Messi) datang ke Italia suatu hari nanti. Seperti saya menerima tantangannya," pungkas pesepakbola kebangsaan Portugal.

Messi saat ini masih terikat kontrak dengan Barcelona sampai 2021. Ia pernah dikaitkan dengan minat klub Italia, Inter Milan, merekrutnya. Namun, I Nerazzurri harus mengurungkan niatnya karena Messi punya klausul pelepasan dengan harga sangat fantastis.

Sumber: BBC

Komentar

Embed Widget
x