Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 12:19 WIB

Johar Lin Eng Ditangkap, Ini Pernyataan Ketum PSSI

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 28 Desember 2018 | 01:32 WIB
Johar Lin Eng Ditangkap, Ini Pernyataan Ketum PSSI
Ketum PSSI, Edy Rahmayadi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Medan - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI kembali ditetapkan sebagai tersangka pengaturan skor. Ketum PSSI, Edy Rahmayadi, menegaskan komitmen federasi yang dipimpinnya untuk mengikuti seluruh proses yang dilakukan Satgas Anti-Mafia Bola.

Satgas Anti-Mafia Bola bentukan Polri menangkap anggota Exco, Johar Lin Eng, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (27/12/2018) siang WIB, seusai mendarat dari Solo.

Setelah melakukan pemeriksaan, Satgas resmi menetapkan Johar sebagai tersangka pengatura skor dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.

Penangkapan Johar merupakan pengembangan dari laporan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indrayani, yang mengaku dimintai uang ratusan juta sebagai pelicin klubnya naik kasta dari Liga 3 ke Liga 2.

Johar merupakan orang kedua dari internal PSSI yang ditetapkan sebagai tersangka pengaturan skor. Sebelumnya mantan anggota Exco, Hidayat, dijatuhi hukuman penjara tiga tahun.

Terkait kembali ditetapkannya anggota Exco PSSI sebagai tersangka pengatur skor, Edy Rahmayadi menegaskan komitmennya membantu Satgas membersihkan institusi yang dipimpinnya.

PSSI akan menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada pihak berwenang.

"PSSI akan selalu berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia terkait masalah ini," kata Edy Rahmayadi dikutip dari situs resmi PSSI.

"Kami mendukung dan tetap komitmen untuk menyelesaikan masalah match fixing atau pun match manipulation. Kami akan ikuti semua proses hukumnya," ia menambahkan.

"Terkait status Pak Johar, kami menyerahkan penuh pemeriksaan kepada kepolisian," pungkasnya.[rza]

Komentar

Embed Widget
x