Find and Follow Us

Selasa, 18 Juni 2019 | 22:17 WIB

KPSN Tak Berniat Ganggu PSSI Bersihkan Mafia Bola

Oleh : Reza Adi Surya | Minggu, 6 Januari 2019 | 16:38 WIB
KPSN Tak Berniat Ganggu PSSI Bersihkan Mafia Bola
Ketua Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) Suhendra - (Foto: Riset)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) Suhendra mengatakan, tak ada sedikit pun niat mengganggu PSSI dalam membersihkan mafia sepak bola.

Dalam sebuah diskusi bertajuk 'Sepak Bola Mafia, anggota Komite Eksekutif PSSI, Gusti Randa menyebut, apa yang dilakukan KSPN akan mengganggu PSSI dalam membersihkan mafia bola.

Gusti merujuk pada niatan KPSN yang ingin melibatkan sebuah lembaga dan akan mengumpulkan member serta voter PSSI di sebuah hotel di Jakarta pada 9 Januari mendatang.

Selain itu, Gusti mengatakan, jangan sampai apa yang dilakukan KPSN bisa membuat FIFA menjatuhkan sanksi pada PSSI.

Suhendra mengapresiasi apa yang diungkapkan Gusti. Namun, dia menegaskan, KPSN sama sekali tak berniat mengganggu PSSI dalam membersihkan mafia sepak bola, karena penyakitnya ada di pengurus PSSI, bukan PSSI sebagai lembaga.

Sebagai contoh, Gusti yang saat ini merangkap jabatan sebagai pengurus di PSSI dan olahraga gulat.

"Hal-hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi ke depan. Kita harus mulai membenahi hal tersebut dan itu menjadi kewajiban kita semua," kata Suhendra.

Suhendra menambahkan, niat KPSN melibatkan sebuah lembaga dan akan mengumpulkan member dan voter PSSI di sebuah hotel di Jakarta pada 9 Januari mendatang, merupakan kegiatan biasa saja dan tidak ada yang istimewa.

"Jadi kami bukan mengumpulkan tetapi lebih dari mendengar aspirasi dan keluhan member community masyakarat sepak bola yang menginginkan perubahan positif ke depan," ujarnya.

Lebih lanjut, Suhendra mengatakan, tidak ada niat KPSN selain berjuang untuk prestasi sepak bola menjadi lebih baik sesuai nawacita Presiden Joko Widodo. Selama ini KPSN juga sangat menghormati kepemimpinan Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI.

"Saya yakin beliau orang yang taat azas. Dan secara pribadi saya mengajak Pak Edy menyelesaikan masalah ini secara bermartabat tanpa perlu mempermalukan satu dan lainnya," tandasnya.

Komentar

x