Find and Follow Us

Kamis, 27 Juni 2019 | 15:43 WIB

Gede Widiade: PSSI Lalai Urusi ITC Pemain

Oleh : Andi Putra | Jumat, 25 Januari 2019 | 20:13 WIB
Gede Widiade: PSSI Lalai Urusi ITC Pemain
Direktur Utama Persija, Gede Widiade - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama Persija, Gede Widiade, enggan menyalahkan PSSI sepenuhnya terkait tidak bisanya empat pemain mereka bermain di kualifikasi Liga Champions Asia 2019. Namun menurut Gede ini adalah kelalaian.

Persija harus menelan kekecewaan karena empat pemain baru yaitu Vinicius Lopes Laurindo, Jakhongir Abdumuminov, Bruno Matos, serta Ryuji Utomo tak bisa dimainkan saat menghadapi Home United. Mereka belum mengantongi ITC (International Transfer Certificated).

Kelalaian dimaksud Gede adalah dalam mengatur Transfer Matching System sehingga Persija tidak mendapatkan ITC untuk keempat pemain barunya. PSSI dinilai tidak memperhatikan klub yang bermain di kompetisi Asia seperti Persija yang berjuang untuk mewakili Indonesia di kompetisi ACL.

"PSSI tidak bisa disalahkan! Tapi mereka ceroboh dan lalai terhadap kewajibannya. Mereka tidak membantu pemenang liga yang akan bermain untuk mewakili Indonesia di ACL. Mengingat itu tujuan diadakan kompetisi," ujar Gede dikutip dari laman resmi Persija.

Tidak hanya itu pengusaha asal Jawa Timur ini juga mempertanyakan jendela transfer baru yang baru dibuka pada tanggal 15 Februari sampai 9 Mei 2019.

Sebelumnya, Sekjen PSSI, Ratu Tisha, mengatakan di situs resmi PSSI, bursa transfer di buka pada tanggal tersebut karena pertimbangan kompetisi Liga 1 yang dimulai pada awal Mei, setelah hajatan besar pemilihan presiden selesai.

"Berlindung di kegiatan pemilu itu adalah pembelaan yang tidak dewasa dan tidak bijaksana," pungkas Gede menutup.

Komentar

x