Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 22:31 WIB

Nasib Spalletti Ditentukan Laga Melawan Parma?

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 5 Februari 2019 | 12:09 WIB
Nasib Spalletti Ditentukan Laga Melawan Parma?
(Foto: GettyImages)

INILAHCOM, Milan - Performa Inter Milan di tahun 2019 sedang kurang oke. Kabarnya, nasib pelatih Luciano Spalletti akan ditentukan hasil akhir melawan Parma.

Inter menelan kekalahan 0-1 dari tim papan bawah, Bologna, Senin (4/2/2019) kemarin. Hasil tersebut menambah catatan buruk I Nerazzurri sejak awal 2019 dimana mereka menalan dua kekalahan serta sekali imbang di liga.

Sebelum dikalahkan Bologna, Inter juga harus tersingkir dari Coppa Italia setelah kalah adu penalti 3-4 dari Lazio di babak perempatfinal. Di kancah Eropa langkah Inter hanya sampai babak penyisihan Liga Champions Eropa.

Serangkaian hasil mengecewakan yang diraih I Nerazzurri mencuatkan seruan #SpallettiOut di media sosial. Bahkan, fans secara terang-terangan menyoraki Inter dan Spalletti seusai dikalahkan Bologna.

Kabarnya, nasib Spalletti berada di ujung tanduk. Media-media Italia meyakini masa depan juru taktik 59 tahun akan ditentukan hasil akhir laga melawan Parma akhir pekan ini.

Namun, berita tersebut disanggah Direktur Inter, Beppe Marotta. Ia memastikan posisi Spalletti di kursi pelatih La Beneamata masih aman.

"Tentu saja ada diskusi setelah pertandingan, itu normal setelah setiap pertandingan, baik itu menang atau kalah. Bukan hal yang perlu diberitakan besar-besaran," kata Marotta.

"Tidak benar bahwa pertandingan melawan Parma sangat menentukan bagi Spalletti. Jika di satu sisi kami menyadari bahwa ini adalah momen sulit bagi Inter, di sisi lain saya mengatakan bahwa posisi Spalletti sangat aman. Kami berada dalam masa transisi musim, karena ada 16 pertandingan untuk dilalui dan kami berada di tempat ketiga," tambahnya.

Inter memang masih belum tergeser di peringkat tiga dengan mengemas 40 poin dari 22 pertandingan, akan tetapi mereka berselisih jauh 11 poin dari Napoli di urutan dua. Ancaman terbesar Inter datang dari AC Milan yang berada di urutan empat dengan selisih empat poin. Marotta meyakini Inter punya motivasi kuat serta kualitas untuk keluar dari masa-masa sulit.

"Memang benar, performa kami tengah menurun akhir-akhir ini, tetapi kami punya klub yang tangguh, pasukan yang kompetitif, dan pelatih yang sangat cakap. Kami bangkit dan lebih kuat," ia memungkasi.[rza]

Sumber: Football-Italia

Komentar

x