Find and Follow Us

Rabu, 24 April 2019 | 23:16 WIB

Mundur dari Persija Gede Tetap Bisa Diproses Hukum

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 7 Februari 2019 | 21:30 WIB
Mundur dari Persija Gede Tetap Bisa Diproses Hukum
Gede Widiade

INILAHCOM, Jakarta - Pengunduran sejumlah pengurus Persija Jakarta mengundang tanda tanya. Jika ditemukan ada pelanggaran hukum, pengurus yang mundur tetap bisa diproses oleh Satgas Anti-Mafia Bola.

Gede Widiade mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Persija Jakarta, Rabu (7/2/2019) malam kemarin. Langkah Gede mundur juga diikuti Rafil Perdana yang sebelumnya menjabat COO Persija serta empat orang lainnya.

Pengunduran diri sejumlah pengurus Persija menimbulkan tanda tanya besar. Dugaan muncul terkait penemuan dokumen keuangaan yang diduga milik Persija saat penggeledahan yang dilakukan Satgas Anti-Mafia Bola di gedung bekas kantor PT Liga Indonesia di Senayan.

Dalam jumpa pers, Gede membantah keputusannya meninggalkan Persija terkait penemuan dokumen oleh Satgas Anti-Mafia Bola.

"Pengunduran ini tidak ada kaitannya dengan penemuan dokumen. Kami juga sampai saat ini tidak tahu dokumen apa yang ditemukan," kata Gede di kantor Persija, Duren Tiga, Jakarta Selatan," jelas Gede kepada wartawan.

Pengamat sepakbola Indonesia, Akmal Marhali, menyebut keputusan mundur Gede Widiade dari Persija merupakan hak pribadi. Akmal menyoroti keputusan mundur Gede Widiade di momen yang kurang tepat hanya menimbulkan desas-desus di kalangan fans dan pecinta sepakbola nasional.

"Pertama, mundur atau bertahan hak masing-masing, yang kedua tidak jelas alasan mundur, tau-tau mundur aja (dari Persija)," kata Akmal kepada INILAHCOM lewat sambungan telepon, Kamis (7/2/2019) sore WIB.

"Sekarang kita tunggu saja apa yang melandasi Pak Gede (Widiade) dan beberapa pengurus Persija mundur, apa karena ada konflik internal atau ada kaitannya dengan penggeledahan Satgas Anti-mafia Bola, jadi kita sebatas hanya bisa memprediksi dan berangan-angan saja," ia menambahkan.

Lebih lanjut, Akmal menduga pengunduran diri beberapa pengurus Persija ada kaitannya dengan temuan Satgas Anti-mafia Bola. Namun demikian, pengunduran diri bukan berarti Gede Widiade dkk bisa terhindar dari proses hukum.

"Mau mundur atau bertahan tidak menghalangi proses hukum jika ditemukan ada hal-hal yang salah. Berbeda hukum positif dengan hukum sepakbola, di sepakbola jika mundur ya sudah selesai, tetapi di ranah hukum positif ada proses yang harus dijalani," lanjut Koordinator Save Our Soccer (SOS).

"Kita serahkan saja kepada satgas (Anti-mafia Bola) terus menjalankan tugasnya."

"Tapi yang pasti ada sesuatu yang besar terjadi di Persija menyebabkan pengunduran diri pengurus. Saya kira sih ada kaitannya dengan proses-proses yang tengah dilakukan satgas yang begitu masif," ia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x