Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 04:17 WIB

Mourinho: Buat Apa Filosofi, tapi Tanpa Trofi?

Oleh : Reza Adi Surya | Selasa, 26 Maret 2019 | 02:33 WIB
Mourinho: Buat Apa Filosofi, tapi Tanpa Trofi?
(Foto: GettyImages)

INILAHCOM, Manchester - Jose Mourinho menyindir beberapa pelatih yang kerap mengedepankan filosofi sepak bola yang diusungnya. Menurut Mourinho, buat apa filosofi jika tak mampu memenangkan trofi.

Mourinho dipecat sebagai pelatih Manchester United pada Desember lalu atau beberapa hari setelah dikalahkan Liverpool.

Meski demikian, prestasi Mourinho sebagai pelatih hebat tak perlu diragukan lagi. Dia mampu memenangkan gelar di klub berbeda, seperti Chelsea, Porto, Real Madrid, Inter Milan, termasuk MU.

Menurut Mourinho, pelatih harusnya lebih fokus bagaimana caranya meraih trofi di akhir musim ketimbang sekadar memikirkan filosofi, seperti Jurgen Klopp atau Mauricio Pochettino.

"Saya memenangkan banyak gelar di mana-mana dan saya tak bisa sembunyi dari mentalitas saya. Beberapa pelatih suka menjual ide-ide filosofi, tapi Anda silakan jual filosofi setelah meraih gelar juara," ujar Mourinho, dikutip dari Daily Mail.

"Jika Anda tak memenangkan apa-apa, apa gunanya? Jika tim Anda bermain baik, Anda menang. Jadi, saya tak suka dengan kontradiksi di sepak bola saat ini," katanya.

Komentar

Embed Widget
x