Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 10:12 WIB

Lawan Lazio Jadi Laga Krusial bagi AC Milan

Oleh : Arif Budiwinarto | Sabtu, 13 April 2019 | 13:10 WIB
Lawan Lazio Jadi Laga Krusial bagi AC Milan
(football-italia)

INILAHCOM, Milan - Posisi AC Milan di empat besar dalam ancaman Lazio. I Rossoneri harus segera kembali ke jalur kemenangan untuk menjaga selisih poin serta mengembalikan kepercayaan para suporter.

Milan menghadapi Lazio di San Siro, Minggu (14/4/2019) dini hari WIB, di pekan ke-32 Liga Serie A Italial. Hasil akhir laga ini akan mempengaruhi posisi kedua tim di klasemen sementara.

Baik I Rossoneri dan Lazio sama-sama tengah bersaing memperebutkan satu slot di empat besar guna meraih tiket ke Liga Champions Eropa musim depan. Milan sementara masih berada di peringkat empat dengan mengemas 52 poin, hanya unggul tiga poin dari I Biancoceleste di urutan tujuh.

Laga ini sangat penting bagi Milan, mereka harus menang jika tak ingin digeser pesaing lainnya, Atalanta (5) dan AS Roma (6), yang berjarak tak sampai dua poin.

Dalam empat pertandingan sebelumnya, Milan hanya bisa meraih satu poin hasil dari tiga kekalahan dan sekali imbang.

Kembali main di depan publik sendiri, Gennaro Gattuso memahami benar pentingnya dukungan moril fans. Ia meyakini kemenangan atas Lazio bisa menarik kembali minat Milanisti memenuhi stadion di sisa musim.

"Ini adalah pertandingan krusial dalam perebutan posisi di tabel klasemen. Melawan Lazio kami harus bermain untuk menang," ujar Gattuso.

"Bisa mengembalikan fans ke stadion adalah sebuah keharusan. San Siro dipenuhi catatan-catatan sensasional. Kami harus bisa membuat mereka (fans) senang."

"Faktanya, dengan 60 ribu penonton memberikan kami tanggung jawab membuat mereka bersemangat dengan menampilkan permainan bagus dan mentalitas kuat," lanjut Gattuso.

Dalam dua pertemuan terakhir di level domestik (liga dan Coppa Italia) musim ini, kedua tim bermain imbang. Berkaca dari perjumpaan sebelumnya, Gattuso menyebut gaya bermain Lazio yang diasuh Simone Inzaghi tak jauh berbeda dengan Juventus. Di laga sebelumnya, Milan menelan kekalahan 1-2 dari Juve.

"Lazio mirip seperti Juve, mereka memenuhi kotak penalti dan punya gaya main mengandalkan fisik. Kami perlu lebih sadis, kuat dan punya dorongan."

"Saya senang tim bisa memperlihatkan performa yang sama seperti melawan Juventus, tetapi dengan sedikit membuat kesalahan, percaya dengan apa yang dilakuan serta bermain dnegan mentalitas dan harapan," pungkasnya.

Sumber: Football-Italia

Komentar

Embed Widget
x