Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 01:31 WIB

Klopp Bidik Rekor Liverpool Musim 1987-88

Oleh : Reza Adi Surya | Senin, 15 April 2019 | 21:13 WIB
Klopp Bidik Rekor Liverpool Musim 1987-88
(Foto: gettyimages)

INILAHCOM, Liverpool - Juergen Klopp ingin memecakan rekor Liverpool yang tercipta di musim 1987-88. Rekor yang diharapkan Klopp cukup untuk membawa timnya juara Liga Primer Inggris.

Liverpool mencatatkan rekor poin tertinggi di musim 1987/88. Saat ini Si Merah mengemas 90 poin dari 40 pertandingan. Kini, The Reds sudah mengemas 85 poin dan masih memiliki empat pertandingan tersisa.

Klopp berharap timnya bisa memecahkan rekor tersebut dan dibarengi dengan gelar juara Liga Primer Inggris. Pasalnya, andai Liverpool menyapu bersih laga tersisa, gelar juara belum tentu diraih.

Nasib Liverpool ada di tangan Manchester City. Saat ini The Citizens mengemas 83 poin, tapi masih memiliki lima laga tersisa. Artinya, tim asuhan Pep Guardiola maksimal bisa mengemas 98 poin atau satu poin lebih banyak dari The Anfield Gank.

"Tantangan terbesar untuk kami selalu datang dari luar (media) dan orang-orang lainnya. Kami memainkan pertandingan sendiri. Jika City kalah dan kami mengetahui itu lima menit sebelum bermain, itu tidak membantu. Anda justru bisa kehilangan fokus," ujar Klopp, dikutip dari Sky Sports.

"Kami berusaha meraih poin sebanyak-banyaknya. Berapa poin kami sekarang, 85? Masih ada empat laga lagi. (Kemungkinan) 97 poin. Mari kita berusaha," katanya.

"Jika poin itu cukup (untuk menjadi juara), maka itu sempurna. Jika tidak, kami tak bisa mengubahnya. Kami tidak kalah di sana, di sini, atau di mana pun," tambahnya.

Setelah mengalahkan Chelsea 2-0, Minggu (14/4/2019) di Anfield, Klopp mengalihkan fokus ke leg kedua perempatfinal Liga Champions.

"Kita fokus satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Kami akan pergi ke Porto di Liga Champions dan itu bukan laga mudah. Kami tahu setidaknya ada dua pemain mereka sudah bisa bermain, Pepe dan Hector Herrera. Jadi, laga nanti akan menarik dan tantangan yang sulit," ungkapnya.

"Kemudian, kami akan menghadapi Cardiff. Semua orang tahu bermain di kandang Cardiff tidak pernah mudah," tandasnya.

Komentar

Embed Widget
x