Find and Follow Us

Kamis, 23 Mei 2019 | 04:39 WIB

8 Fakta Usai Juve Pastikan Scudetto Musim Ini

Oleh : Arif Budiwinarto | Senin, 22 April 2019 | 01:05 WIB
8 Fakta Usai Juve Pastikan Scudetto Musim Ini
(Foto: gettyimages)

INILAHCOM, Jakarta - Juventus memastikan gelar juara Liga Serie A Italia 2018-19 lebih awal di pekan ke-33 usai mengalahkan Fiorentina. Ada sejumlah fakta menarik yang dicatat I Bianconeri usai juara.

Menjamu Fiorentina di Allianz Stadium Turin, Sabtu (20/4/2019) malam kemarin, Juve sempat tertinggal terlebih dulu dari Fiorentina pada menit keenam lewat gol Nikola Milenkovic.

Jelang babak pertama berakhir, Si Nyonya Tua menyamakan skor lewat gol Alex Sandro. Juve berbalik unggul 2-1 setelah German Pezzella melakukan gol bunuh diri saat berupaya menghalau umpan Cristiano Ronaldo.

Kemenangan atas Fiorentina memastikan Juve sebagai juara Liga Serie A Italia musim ini. I Bianconeri mengemas 87 poin dari 33 pertandingan, meskipun masih lima pertandingan tersisa poin mereka mustahil terkejar Napoli di peringkat dua.

Bagi Juve, ini merupakan gelar juara liga kedelapan secara beruntun sekaligus menambah koleksi scudetto mereka menjadi 35. Selain catatan tersebut, ada fakta-fakta penting lainnya yang berhasil dirangkum dari Opta:

1. Juventus memenangi delapan gelar juara Serie A secara beruntun, menjadi sebuah rekor di antara lima liga Eropa paling elite. Catatan itu melewati rekor mereka sendiri dan Lyon (tujuh kali beruntun dari 2001/2002 hingga 2007/2008).

2. Juventus menyamai Inter Milan yang meraih gelar juara musim 2006-2007. Saat itu, Inter memastikan gelar juara dengan lima laga tersisa pada era tiga poin untuk kemenangan.

3. Juventus memainkan pertandingan ke-150 saat mengalahkan Fiorentina di Stadion Turin. Total, Juve mencatatkan 127 kemenangan (85 persen) dan 33 gol.

4. Alex Sandro terlibat dalam 23 gol (10 gol dan 13 assists) sejak debutnya di Serie A, paling seri diantara bek lain.

5. Juventus mengoleksi gol musim ini dari 17 pemain berbeda musim ini, hanya kalah dari Borussia Dortmund dan Sassuolo (18) di antara lima liga Eropa paling elit.

6. Miralem Pjanic memberikan assist pada dua pertandingan beruntun sejak pertama kalinya sejak September 2017.

7. Juventus dan AC Milan menjadi dua tim yang paling diuntungkan oleh gol bunuh diri, masing-masing empat gol.

8. Gol Milenkovic di menit keenam menjadi kebobolan paling cepat yang dialami Juve di Serie A sejak gol bunuh diri Pjanic pada Agustus 2017 (Vs Genoa).[rza]

Komentar

x