Find and Follow Us

Kamis, 23 Mei 2019 | 03:56 WIB

Peluang City dan Liverpool Ukir Sejarah di 2018-19

Oleh : Arif Budiwinarto | Minggu, 12 Mei 2019 | 14:02 WIB
Peluang City dan Liverpool Ukir Sejarah di 2018-19
(Foto: Sport)

INILAHCOM, Jakarta - Manchester City dan Liverpool bersaing memperebutkan titel juara hingga pekan terakhir Liga Premier Inggris 2018-19. Kedua tim berpeluang mengukir sejarah siapapun yang jadi juaranya.

City dan Liverpool menjadi dua kuda pacu terakhir dalam perburuan juara liga musim ini. Hingga pekan ke-37, City masih berada di peringkat pertama dengan mengemas 95 poin cuma unggul satu poin dari Si Merah di peringkat kedua.

Pertandingan pekan ke-38, Minggu (12/5/2019) malam WIB, akan jadi penentu siapa yang keluar jadi juara musim ini. Baik City maupun Liverpool sama-sama mengusung target menang, sambil berharap lawan terpleset.

The Citizens lebih difavoritkan ketimbang Liverpool, Sergio Aguero dkk akan menghadapi tim papan bawah Brighton and Hove Albion di America Express Stadium, sedangkan Liverpool menjamu tim kuda hitam Wolverhampton Wanderers di Anfield.

Bagi City, ini merupakan kesempatan langka untuk meraih gelar juara dua musim berturut-turut. Jika mampu mewujudkannya, pelatih City, Pep Guardiola, akan menyejajarkan dirinya dengan mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, serta mantan juru taktik Chelsea, Jose Mourinho, yang pernah membuat capaian tersebut.

Selain itu, gelar juara liga akan menambah perolehan titel domestik City musim ini setelah Piala Liga Inggris. The Citizens juga masih berpeluang menambah trofi dari ajang Piala FA, di final mereka akan jumpa Watford pekan depan.

Sedangkan bagi Liverpool, ini menjadi kali kedua berpeluang mengakhiri puasa gelar liga sejak 1990. Pada 2014, The Reds hampir jadi juara jika tidak terpleset di pekan-pekan akhir liga.

Persaingan perebutan gelar juara liga musim ini terbilang paling ketat, karena sampai pekan akhir dua tim pesaing punya perolehan poin yang dekat.

Ada catatan menarik yang bakal tercipta di akhir musim ini, siapa pun yang jadi runner-up maka bisa dipastikan mereka mengukir sejarah baru sebagai tim peringkat kedua dengan nilai paling tinggi sepanjang sejarah kompetisi papan atas Inggris.

Jika kedua tim sama-sama meraih kemenangan di laga terakhir, maka City yang akan keluar sebagai juara dengan poin akhir 98 sedangkan Liverpool di posisi runner-up dengan 97 poin.

"Kami akan bermain bagus, kuat secara mental, karena tahu laga terakhir akan ketat," kata Guardiola.

"Lebih baik fokus pada yang kita lakukan. Jika kami menang, kami tidak harus melihat pada hasil lainnya," ia menambakan.

Sumber: BBC

Komentar

Embed Widget
x