Find and Follow Us

Kamis, 23 Mei 2019 | 04:40 WIB

Final Coppa Italia: Atalanta 0-2 Lazio

Pergantian Pemain Kunci Sukses Lazio Jadi Juara

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 16 Mei 2019 | 12:41 WIB
Pergantian Pemain Kunci Sukses Lazio Jadi Juara
(Foto: football-italia)

INILAHCOM, Roma - Lazio sempat kesulitan mencetak gol di final Coppa Italia melawan Atalanta. Keputusan Simone Inzaghi melakukan pergantian pemain jadi salah satu kunci keberhasilan I Biancoceleste.

Lazio menang 2-0 atas Atalanta di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (16/5/2019) dini hari WIB. Berada di bawah tekanan Atalanta hampir selama 80 menit, Lazio baru bisa leluasa mengembangkan permainan di 10 menit akhir waktu normal.

Untuk menyegarkan barisan serangnya, Inzaghi memasukkan Sergej Milinkovic-Savic menggantikan Luis Alberto di menit ke-79. Keputusan Inzaghi terbukti tepat, tiga menit berada di lapangan, Milinkovic-Savic membuka keunggulan Lazio lewat sundulan kepala memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol Joaquin Correa di menit ke-90 memastikan Tim Elang Ibu kota keluar sebagai juara Coppa Italia.

Inzaghi senang dengan kontribusi para pemain pengganti di laga tersebut, ia mengaku sempat membisikan pesan khusus kepada mereka sebelum masuk ke lapangan.

"Saya mengatakan kepada pemain pengganti bahwa mereka yang main dari bangku cadangan lebih penting daripada starting XI. Saya puas, karena laju bagus kami di Coppa Italia," ujar Inzaghi.

Berhasil menjuarai Coppa Italia, Lazio otomatis mendapat jatah tampil di Liga Europa. Di klasemen liga, peluang Lazio ke kompetisi Eropa terbilang berat karena masih harus bersaing dengan AC Milan, AS Roma dan Torino.

Dengan gelar terbaru, Lazio sudah tujuh kali memenangi Coppa Italia dari 10 kali mencapai final. Mereka menyamai rekor Inter Milan sekaligus menjadi tim ketiga paling banyak menjuarai Coppa Italia.

"Ini malam luar biasa di depan fans yang juga luar biasa. Kami memainkan pertandingan bagus, tetapi juga selamat kepada Atalanta, karena sudah bertarung dengan sengit, seperti mereka lakukan di Serie A," ia melanjutkan.

"Kami menginginkan kemenangan ini, trofi ini, karena kami sudah memberikan segalanya dan sekarang kami ingin menikmati malam ini," tutup pelatih 43 tahun.[rza]

Sumber: Football-Italia

Komentar

x