Find and Follow Us

Minggu, 18 Agustus 2019 | 09:56 WIB

Persebaya Kembali Gagal Menang, Apa Sebabnya?

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 22 Mei 2019 | 05:36 WIB
Persebaya Kembali Gagal Menang, Apa Sebabnya?
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Surabaya - Djajang Nurjaman tak bisa menutupi perasaan kecewa setelah Persebaya Surabaya ditahan imbang Kalteng Putra. Ia menyoroti buruknya penyelesaian akhir Bajul Ijo.

Persebaya menjamu Kalteng Putra di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa (21/5/2019) malam WIB, pada pertandingan pekan kedua Liga 1 2019.

Tuan rumah sempat unggul terlebih dulu lewat tendangan jarak jauh Misbakus Solikin pada menit ke-23. Namun, Kalteng Putra mampu menyamakan skor jadi 1-1 hanya tiga menit berselang lewat aksi Patrich Wanggai.

Kembali gagal meraih poin sempurna, pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman, sangat kecewa. Sebabnya, di pertandingan perdana mereka kalah 1-2 dari Bali United.

"Hasil ini di luar harapan. Kami ingin menang, tapi hasilnya imbang. Rasanya seperti kalah. Kami tidak bisa menang dari dulu, dan sekarang tidak berhasil mengalahkan (Kalteng Putra) mungkin kebetulan saja. Padahal, kami lebih mendominasi dan hasil ini sunggah sangat mengecewakan. Kami mencetak gol dan mereka membalas," ucap Djajang usai laga.

Djajang mengeluhkan pemainnya yang kurang kreatifitas dalam melakukan serangan. Persebaya lebih sering mengandalkan umpan silang dan umpan lambung. Situasi ini sangat mudah diantisipasi oleh barisan belakang lawan.

Selain itu, penyelesaian akhir juga menjadi sorotan tajam Djajang. Setidaknya, Persebaya punya lima shots on goal tetapi hanya satu yang berujung gol.

"Kerja sama dan penyelesaian akhir jadi masalah. Kami kurang kreatif di depan, apalagi setelah Balde ditarik keluar. Ruben sering crossing tapi agak berbeda. Kami lebih menekan ketika ada Balde. Tapi, akhirnya tidak memiliki target man saat dia keluar," ia menambahkan.

Hasil imbang tersebut memperpanjang catatan buruk Persebaya jumpa Kalteng Putra. Saat masih main di Liga 2, Persebaya tak pernah menang dari Kalteng Putra dari dua pertemuan.

Komentar

Embed Widget
x