Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 03:33 WIB

Final Copa Del Rey 2018-19

Barca Gagal di Final, Ini Penjelasan Valverde

Oleh : Arif Budiwinarto | Minggu, 26 Mei 2019 | 09:26 WIB
Barca Gagal di Final, Ini Penjelasan Valverde
(Foto: marca)
facebook twitter

INILAHCOM, Sevilla - Ernesto Valverde mengakui efisiensi permainan Valencia saat mengalahkan Barcelona di final Copa del Rey. Valverde membantah kekalahan dari Valencia ada kaitannya dengan hasil melawan Liverpool.

Barcelona menelan kekalahan 1-2 dari Valencia di final Copa del Rey yang berlangsung di Stadion Benito Villamarin, Minggu (26/5/2019) dini hari WIB. El Barca sebenarnya tampil dominan hampir di sepanjang laga, statistik mencatat Lionel Messi dkk melakukan 77 persen ball possession berbanding 23 persen dilakukan Los Che.

Mereka melepaskan hingga 26 tembakan dengan enam mengarah ke gawang dan satu membentur tiang. Tapi kombinasi antara rapatnya pertahanan Valencia dan sedikit kekurangberuntungan membuat gol sulit didapat. Sementara Valencia sangat efektif, dari sembilan shots, empat mengarah ke gawang, dan menghasilkan dua gol.

Valencia membuka keunggulan di menit ke-21 berkat gol Kevin Gamiero memanfaatkan umpan terukur Jose Gaya dari sayap kiri. Gol Rodrigo di menit ke-33 menjadikan skor 2-0. Barca baru bisa menipiskan skor di menit ke-73 lewat gol Messi.

Valverde menyebut efisiensi permainan jadi kunci di laga tersebut, ia menyayangkan pemainnya kurang oke dalam penyelesaian akhir.

"Serangan balik mereka sangat luar biasa dan juga sangat efektif," ujar pelatih 55 tahun.

"Kami bermain di setengah lapangan mereka dan bisa dengan mudah masuk ke sekitar area penalti mereka, tetapi kami kehilangan dorongan untuk menyelesaikan serangan," ia menambahkan.

Kekalahan dari Valencia berarti Barca harus puas menutup musim 2018-19 dengan raihan satu gelar juara, LaLiga. Mereka sempat berpeluang meraih treble winners sebelum dikalahkan Liverpool di semifinal Liga Champions Eropa.

Banyak yang menduga kekalahan dari Valencia menjadi tanda Barca belum sepenuhnya bisa melupakan hasil buruk melawan The Reds. Akan tetapi, anggapan tersebut dibantah Valverde.

"Pertandingannya berbeda. Kami bisa merayakan gelar juara LaLiga. Kami punya ekspektasi yang tidak bisa kami raih."

"Memenangkan segalanya yang kami inginkan, itu ada dalam darah setiap pemenang, tetapi selalu ada seseorang yang harus kalah," ia memungkasi.

Sumber: Marca

Komentar

Embed Widget
x