Find and Follow Us

Minggu, 18 Agustus 2019 | 08:25 WIB

Bali Utd Klub Asia Tenggara Pertama yang Go Public

Oleh : Arif Budiwinarto | Senin, 17 Juni 2019 | 19:08 WIB
Bali Utd Klub Asia Tenggara Pertama yang Go Public
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, perusahaan yang mengelola Bali United, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini menjadikan Bali United sebagai klub sepakbola profesional pertama di Asia Tenggara yang go public.

Pada pembukaan perdagangan perdana, Senin (17/6/2019) pagi WIB, harga saham Bali United yang diperdagangkan dengan kode 'BOLA' langsung mengalami kenaikan 69,14 persen ke harga Rp. 296 per saham.

Saham BOLA diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 20 kali dengan volume 129.500 sahan da menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp. 38,33 juta.

Melalui mekanisme penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO), induk usaha klub Bali United menawarkan sebanyak 33,33 persen saham ke publik. Diperkirakan perusahaan memperoleh dana senilai Rp. 350 miliar.

"Dengan dilepasnya saham Bali United untuk umum, akan semakin banyak pihak yang bisa mendukung tercapainya visi dan misi Bali United untuk meraih sukses yang berkelanjutan dengan terus berinovasi, baik di bidang sepak bola maupun industri olahraga dan hiburan secara luas. Tentu saja termasuk para suporter yang kali ini dapat berperan lebih aktif dalam memperbesar Bali United untuk mencapai tujuannya," jelas CEO Bali United, Yabes Tanuri, dilansir dari laman resmi klub.

Bali United melakukan IPO pada 10 hingga 12 Juni 2019 di Bali, saham BOLA bukan hanya diminati oleh investor pasar modal, tetapi juga oleh fans dan suporter tim berjuluk Serdadu Tridatu yang begitu antusias untuk memiliki saham sehingga terjadi kelebihan permintaan sampai dengan kurang lebih 110 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) saham yang ditawarkan kepada masyarakat.

Memiliki homebase di Gianyar - Bali, Perseroan memegang hak untuk mengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali sampai tahun 2023 dengan kapasitas stadion yang dapat menampung sekitar 25.000 orang.

Untuk mendukung klub "Bali United", Perseroan juga memiliki beberapa entitas anak, yaitu: PT Bali Boga Sejahtera, yang beroperasi di bidang pengelola caf/restoran; PT Kreasi Karya Bangsa, yang beroperasi di bidang agensi olahraga; PT Radio Swara Bukit Bali Indah, yang beroperasi di bidang radio siaran swasta; dan PT IOG Indonesia Sejahtera, yang beroperasi di bidang e-sports, sehingga Perseroan dan entitas anaknya memiliki sumber pendapatan yang beragam, baik dari tiket, hak siar TV, sponsor, penjualan merchandise melalui merchandise store, penjualan makanan dan minuman melalui caf, playland, akademi, media, marketing agency dan e-sports.

"Brand Bali United tentu akan semakin positif sebagai klub profesional dengan dukungan besar fans. PSSI akan selalu mendukung dan berharap akan ada klub lain yang mengikuti langkah Bali United," kata Plt Ketum PSSI, Iwan Budianto.

Komentar

Embed Widget
x