Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 12:05 WIB

Prestasi Bale di Madrid Lebih Baik dari Zidane

Oleh : Arif Budiwinarto | Senin, 22 Juli 2019 | 14:05 WIB
Prestasi Bale di Madrid Lebih Baik dari Zidane
(Foto: gettyimages)

INILAHCOM, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tak menginginkan Gareth Bale ada di timnya. Padahal, Bale punya kontribusi besar dalam kesuksesan Madrid melebihi yang pernah dilakukan Zidane.

Zidane melontarkan pernyataan kontroversial dalam jumpa pers usai Madrid kalah 1-3 dari Bayern Munchen di laga pramusim, Minggu (21/7/2019) kemarin. Juru taktik asal Prancis itu mengatakan di depan wartawan bahwa semakin cepat Bale pergi maka akan semakin baik untuk klub

Perkataan Zidane tersebut semakin memanaskan hubungan keduanya yang diketahui kurang harmonis sejak paruh kedua musim ini. Kabar lainnya menyebut Zidane mendesak manajemen klub segera menjual pemain asal Wales tersebut.

Banyak yang mengecam pernyataan Zidane yang dianggap memperlakukan Bale tanpa rasa hormat, padahal dalam kurun waktu enam musim terakhir pemain berkaki kidal tersebut menorehkan prestasi cemerlang bersama El Real.

Sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur di awal musim 2013-14 dengan nilai 85,3 juta Pounds yang menjadikannya pemain termahal di dunia saat itu, Bale menjadi pemain kunci Los Blancos menjuarai berbagai trofi baik di level domestik maupun Eropa.

Dari catatan 360Sources, Bale sudah tampil sebanyak 231 kali (2013-2019) di semua ajang dengan torehan 102 gol, 65 assists serta mampu menghadirkan 13 gelar juara, termasuk empat Liga Champions Eropa.

Catatan tersebut lebih baik dibandingkan yang pernah dibuat Zidane saat masih jadi pemain Madrid. Selama lima musim (2001-2006) Zidane yang saat itu didatangkan dari Juventus tampil 227 kali di semua ajang, ia mencetak 49 gol dan 66 assists serta menghadirkan enam trofi termasuk satu Liga Champions Eropa musim 2001-2002.

Walaupun Bale dan Zidane berbeda posisi bermain dan zaman, namun jumlah gelar juara yang pernah dihadirkan ke ruang trofi Madrid menjadi pembuktian bahwa Bale bukan sekedar memenuhi skuad berlabel bintang di skuad Los Galacticos.

Dan sudah sepatutnya Zidane sebagai seorang legenda serta pelatih menaruh rasa hormat pada Bale dengan segala pencapaian dan kontrobusinya pada tim.

"Zidane itu memalukan. Dia tidak menghormati pemain yang telah melakukan banyak hal untuk Real Madrid," kata Barnett dikutip dari Football Espana.

"Jika Bale benar-benar pergi, itu karena demi kebaikannya sendiri dan tidak ada hubungannya dengan pernyataan Zidane," tegasnya menutup.

Performa Bale harus diakui memang sedang menurun di musim 2018-19. Ia cuma tampil 42 kali dan mencetak 14 gol, jarang mendapat kesempatan bermain dari setelah Zidane kembali melatih di paruh kedua diklaim menjadi penyebabnya.

Komentar

Embed Widget
x