Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 05:50 WIB

Soal Kartu Merah Sandi Sute, Ini Tanggapan Pelatih

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 7 Agustus 2019 | 02:39 WIB
Soal Kartu Merah Sandi Sute, Ini Tanggapan Pelatih
(Foto: persija.id)
facebook twitter

INILAHCOM, Makassar - Persija Jakarta harus bermain dengan 10 orang hampir sepanjang saat kalah dari PSM Makassar di leg kedua final Piala Indonesia 2018. Pelatih Julio Banuelos menyebut kartu merah yang diterima pemainnya menandakan pertandingan berjalan ketat.

Bertamu ke kandang PSM, Stadion Andi Mattallatta, Selasa (6/8/2019) sore WIB, Persija kehilangan Sandi Sute di menit ke-33 setelah wasit memberi kartu kuning kedua.

Kalah jumlah pemain, Persija kesulitan mengimbangi permainan ofensif PSM. Hasilnya, gawang Macan Kemayoran dua kali kemasukan lewat Aaron Evans di babak pertama, serta gol Zulham Zamrun di babak kedua.

Usai laga, Julio Banuelos menyayangkan kartu merah yang diterima Sandi. Sebab, kejadian itu melemahkan timnya. Namun demikian, pelatih asal Spanyol tetap puas dengan perjuangan anak asuhnya berusaha memberikan perlawanan berarti pada tuan rumah.

"Sangat disayangkan kartu merah (Sandi Sute) yang terlalu cepat. Tapi, ini konsekuesi dari setiap pertandingan karena setiap tim mau tampil menang dan hari ini tidak jauh beda," ujar Banuelos.

Selain kartu merah yang diterima Sandi Sute, wasit Fariq Hitaba juga mengeluarkan 11 kartu kuning bagi sejumlah pemain kedua tim.

Penyerang Persija, Bambang Pamungkas, memilih melupakan hasil melawan PSM. Pasalnya, Persija masih punya banyak pertandingan penting di Liga 1 2019.

"Seperti coach bilang sangat sulit bermain dengan 10 orang. Saya pikir kami sudah memberikan yang terbaik. Sekarang kita lupakan hasil malam ini dan fokus ke liga lagi untuk memperbaiki posisi Persija," ia menambahkan.

Komentar

Embed Widget
x